Pak Chodjim, maksud saya apakah islam khususnya dan agama lainnya mengajarkan model perayaan?
Perayaan itu kan termasuk tradisi/budaya sebuah bangsa.
Benar pak dengan berbagai macam perayaan bisa menunjukkan eksisitensi agama.
Lagi pula syiar islam bisa diterima oleh masyarakat kan lewat perayaan2.
Tapi sayangnya akhir2 ini segolongan umat islam justru mau menghilangkan berbagai macam perayaan
Karena dianggap bid'ah
salam,
l.meilany
----- Original Message -----
From: chodjim
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Friday, December 23, 2011 3:50 PM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Bukankah kita Beriman Kepada Nabi Jesus?----VS----Selamat Hari Natal
Mei:
Kalo di pikir, tradisi perayaan2, mengucapkan selamat bukan spirit semua agama.
Agama itu kan menawarkan kesederhanaan [ tidak bersifat duniawi]
Sedangkan perayaan2 kan berkesan hura2, konsumtif.
----------------------------------------------------------
chodjim:
Benar, bahwa tradisi perayaan bukan spirit semua agama. Tetapi, semua agama dan bangsa mempunyai perayaan, karena perayaan merupakan syi'ar dan pertanda elsistensi pihak yang merayakan. Jadi, secara antropologi, ketika suatu negara/bangsa dan agama hendak menunjukkan eksistensi mereka, maka diciptakanlah bentuk-bentuk perayaan.
Untuk menunjukkan eksistensinya dan sekaligus syi'ar agama, Mataram Islam menciptakan beberapa perayaan, seperti Garebeg Sura, Garebeg Mulud, Riyaya Bada (Lebaran). Bahkan negara NKRI sendiri membuat Hari Maulud Nabi sebagai hari libur nasional. Hari Peringatan Isra' Mi'raj sebagai hari libur nasional.
Maka, marilah kita arif sebagai sesama anak bangsa, karena negeri ini memiliki aneka suku maupun agama dan kepercayaan. Sudah sepatutnya untuk bisa memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap perbedaan itu.
Tetapi, mohon maaf saya tidak perlu mengucapkan selamat ini dan itu di milis. Biarkan kita menjadi dewasa dan mengucapkan secara langsung kepada teman-teman yang berbeda agama, misalnya karena hidup bertetangga dan bersahabat.
Wassalam,
chodjim
----- Original Message -----
From: L.Meilany
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Friday, December 23, 2011 2:16 PM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Bukankah kita Beriman Kepada Nabi Jesus?----VS----Selamat Hari Natal
Perkara memberi ucapan 'selamat' itu kan sebagian dari bertata cara sopan santun dalam pergaulan.
[bermuamalah gitulah]
Perayaan Natal sendiri sebenarnya kalo menurut saya gak usah dikaitkan dengan masalah keimanan/ kepercayaan orang lain.
Seperti uraian Pak Muiz yg namanya 'natal' sendiri dah rancu.
Yg terlihat di masa kini perayaan natal/hari kelahiran Isa Almasih kan gak jelas lagi.
Yg pasti ibadah natal itu ada yg tanggal 18, 25, 1 januari juga 6 januari.
Perayaan natal kan harusnya disikapi seperti perayaan lainnya : bagian dari budaya, tradisi sebuah bangsa.
Setahun lalu peringatan hari ibu 22 desember biasa2 saja : tahun ini begitu meriah.
Dari ucapan kartu yg indah2, toko2 online yg banyak menawarkan kado2 buat ibu, iklan di tv.
Ini kan juga insya Allah menggairahkan ekonomi rakyat.
Jadi kenapa harus diperdebatkan?
Natal, petani di Puncak mensuplai kastuba ke pedagang bunga rawa belong. Mereka untung bisa pergi haji dengan jual kastuba, cemara.
Kalo di pikir, tradisi perayaan2, mengucapkan selamat bukan spirit semua agama.
Agama itu kan menawarkan kesederhanaan [ tidak bersifat duniawi]
Sedangkan perayaan2 kan berkesan hura2, konsumtif.
Gak usah jauh2 lihat tradisi ramadhan yg harusnya penuh semangat sederhana; justru malah berlebihan.
[ dari masang spanduk di depan gang marhaban ya ramadhan - ngapain gitu coba ?:-) ]
Salam,
l.meilany
----- Original Message -----
From: Lina
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Thursday, December 22, 2011 7:39 PM
Subject: Bls: [wanita-muslimah] Re: Bukankah kita Beriman Kepada Nabi Jesus?----VS----Selamat Hari Natal
Iye Om Ustadz. Silaken.
A: Ane sih ngucapin aje sbg rasa suka cita/simpatik wat mentemen yg Kristen. Kalo soal akidah mah urusan dewe dewe yaaaak.
B: Ane juga kasih selamat karena ntu happy birthday nya Nabi Isa as, meski tanggal nya salah gpp lah...
C: ANe sih ngucapin aje toh Umat Kristen sekarang beda amat nyang dulu di jaman Nabi SAW. Pan kite juga disuruh berlaku adil.
D: Ane gak mo ngucapin karena kalo ane ultah nye tgl 05 September, trus di selametin di bulan July. Ogah aaah...(kagak penting banged yak, mang nya Nabi Isa as pengen ape hari lahirnye dirayain?)
E: Ane gak mo ngucapin karena ane tau mentemen Kristen anggap Yesus itu Tuhan, pdhal pan kalo namanya Tuhan, menurut keyakinan ane, gak pernah lahir (happy birthday). Ngapain ngucapin sesuatu yg bertentangan dgn keyakinan ane?
F: Ane gak mo ngucapin karena ane gak mo dibilang ikut2an 'kadung'. kagak mo memberi selamat kpd kesalahkaprahan para pembesar terdahulu.
wuaaah apa lagi yak? Mang rugi ye memberi selamat ? Mang rugi ye gak memberi selamet? he he he dasar manusia masih di level pedagang: masih itung untung-rugi na....
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Mu iz, Abdul" <muizof@...> wrote:
>
>
> Mbak Lina,
>
> Boleh jadi perayaan natal jesus tanggal 25 Desember adalah simbol yang salah kaprah karena hasil kolaborasi antara Pembesar Romawi dengan Pembesar Gereja Kristen Perdana telah mengglobal dan mendarahdaging menjadi tradisi turun temurun di dunia kristen hingga sekarang. Terlepas apakah itu tidak sesuai dengan hari kelahiran Nabi Isa yang sebenarnya, bagi saya mengucapkan selamat natal adalah hal yang wajar tidak berlebihan apalagi melampaui batas, sekedar menyampaikan ucapan simpatik ini sejalan dengan semangat hablun minan naas. Kalau merujuk fatwa MUI yang mengharamkan ucapan natal sebenarnya dengan prasyarat yakni umat Islam tidak boleh membenarkan aqidah tentang penuhanan Jesus pada perayaan natal. Lha mosok mengucapkan natal saja kok otomatis akan merusak aqidah ? Syekh al Azhar (rektor universitas al azhar) Kairo-Mesir sudah biasa mengucapkan salam natal setiap tahun baik lisan atau tertulis kepada kalangan nasrani.
>
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
>
> ------------------------------Pada Sel, 20 Des 2011 17.22 ICT Lina menulis:>Ane gak mo nyamain, tapi ente yang nyamain dengan bilang "SEPERTI orang merayakan hari agama lainnya". Ketika ane mencoba untuk menyamakan, ente bilang "kenape mo disamain?". ANeh deh ente neh.>Sekali lagi ane tanya, untuk ente Perayaan Natal itu simbol apa? Ane betul2 gak ngatri and kpengen ngatri, Om....>>Ini bukan soal salam. Tapi soal simbol. > >Salam GUBRAK aja deh.>>--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@> wrote:>>>> Itu perayaan Muslimin apakah mau disamakan dengan perayaan agama lain? Kalau tidak mau berikan salam saya kira tidak ada yang memaksa untuk harus berikan salam. Di dunia ini ada banyak agama dan banyak perayaan bukan bersifat agama.>> >> From: Lina >> Sent: Tuesday, December 20, 2011 9:44 AM>> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com >> Subject: [wanita-muslimah] Re: Bukankah kita Beriman Kepada Nabi Jesus?----VS----Selamat Hari Natal>> >> >>
> >> Ane setarakan Idul Fitri or idul Adha. Idul Fitri tidak merupakan simbol. Idul fitri memperingati hari suka cita setelah berhasil berpuasa. Begono Idul Adha memperingati pengorbanan nabi Ibrahim as.>> >> Buat ane sih Natal memperingati kelahiran Yesus (Isa as, putra Siti Maryam), yang kemudian di Konsili Nicea dijadikan tuhan dan diamin kan oleh mayoritas umatKristen. Happy Birthday or Maulid Nabi.>> >> Jadi semua bukan simbol.>> >> --- In mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@> wrote:>> >>> > Seperti orang merayakan hari agama lainnya.>> > >> > From: Lina >> > Sent: Tuesday, December 20, 2011 7:23 AM>> > To: mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com >> > Subject: Re: Bls: [wanita-muslimah] Bukankah kita Beriman Kepada Nabi Jesus?----VS----Selamat Hari Natal>> > >> > >> > Perayaan Natal hanya simbolis.! ! Maksud na? apa yang disimbolin ato sbg simbolisasi apa. >> > >> > Apa aja sih yg boleh di simbolisasikan? >> > >> > --- In
> mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@> wrote:>> > >>> > > Saya kira perayaan Natal hanya simbolis saja, jadi apakah tidak boleh diadakan perayaan yang bersifat demikian?>> > > >> > > From: Mu iz, Abdul >> > > Sent: Monday, December 19, 2011 11:15 PM>> > > To: mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com >> > > Subject: Bls: [wanita-muslimah] Bukankah kita Beriman Kepada Nabi Jesus?----VS----Selamat Hari Natal>> > > >> > > >> > > Abdullatif,>> > > >> > > Coba dibahas kapan dan tanggal berapa natal atau hari kelahiran Nabi Isa itu ? Musim apa saat bunda Maryam sedang melahirkan Nabi Isa ? Monggo !!>> > > >> > > Wassalam>> > > Abdul Mu'iz>> > > >> > > Pada Sel, 20 Des 2011 00.05 ICT Abdullatif menulis:>Assalamu'alaikum wrwb>Bismilahi! r! ahmanirrahiim.>Hari Natal adalah hari Kelahiran nabi Jesus.bukankah demikian?>"Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah( Taurat,Injil, Al quran ) dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara
> kamu (yahudi,nasrani, mukmin ). QS 42:15.>>Sebuah riwayat menyokong ayat diatas itu,dimana Nabi Muhammad saw menyilakan seorang tamunya Kristen untuk sembahayang di mesdjid,rumah ALLAH.>>Ini buktinya bahwa Rasul mengajarkan kepada kita untuk; menghormati agama temannya, kedua menghormati nabi Jesus sebagai nabi ALLAH.>>Ulama2 Islam fundamentalis Saudi tidak lagi mengikuti tradisi Rasulullah sawndan perintah ALLAH.Malah ulama2 Islam Indonesia lebih suka mengikuti Ulama2 ultra Fundamentalis Saudi yang tetap membenci kaum Kristen.>>Jadi beriman kepada kitab2 dan Nabi2 sebelumnya,bukanlah hanya dgn mulut saja,tidak ada artinya, tapi hendaklah melaksanakan dgn>> > > perbuatan.>Banyak sekali ajaran2 Jesus yang wajib kita amalkan dlm kehidupan>sehari2 yang tidak ada tertulis dlm al Quran.>Al Quran tanpa Bible ajaran Islam tidak lah sempurna,oleh karena>itu ALLAH dan Rasul memerintahkan kpd umat Islam untuk beriman>dan mengam! a! lkan ajara2nya serta menghormati
> Nabi Jesus tesebut>dgn merayakan hari lahirnya,seperti kita merayakan hari lahir>Nabi muhammad saw.paling sedikit ikut mengucapkan selamat hari Natal kepada>teman2.>Saya tetap mempertahankan bahwa umat Islam sebaiknya menyampaikan>ucapan selamat hari Natal kpd teman2 Kristen.,,karena hari kelahiran Nabi Isa a s,>Wassalam>>> > > >> > > >> > > >> > > >> > > [Non-text portions of this message have been removed]>> > >>> > >> > >> > >> > >> > >> > [Non-text portions of this message have been removed]>> >>> >> >> >> >> >> [Non-text portions of this message have been removed]>>>>
>
__________ NOD32 6233 (20110623) Information __________
This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
__________ NOD32 6233 (20110623) Information __________
This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com
[Non-text portions of this message have been removed]
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment