Yeah. Kalo soal tingkatan sbh yayasan yg sudah berhasil mengentaskan kemiskinan, ane jg gak tau. Lom pernah wat riset or lom pernah baca hasil riset ttg ini. Apakah Lembaga Amil Zakat Nasional (LAN) sudah berhasil? Apakah Bazis sudah berhasil? salah satu LAN bisa dilihat disini http://www.rumahzakat.org/?p=page&ins=2&pid=5942
jadi inget obrolan sama mbak Mia soal betapa susah na membangun ekonomi di pedesaan. Obrolan yang diawali dari semangat teman2 ex SMA yang ingin menyumbangkan dana nya utk kemanusiaan yang hasil na dibuat hanya sekedar baksos2: membagi sembako ke daerah miskin (yg kebetulan banyak muslim na). Ketika diajak untuk tidak sekedar baksos, tapi membangun ekonomi desa tsb...jadi rada syusyeh...krn menyangkut pengetahuan orang2 di desa tsb. Harus ada "orang gila" nya yang terus memantau didesa tsb sedang temen2 smuanya masih sibuk ama kerjaannyah. Akhir na untuk skrg ini diambil keputusan untuk menyumbangkan jetpump wat penyediaan air bersih wat warga dan mengadakan baksos pengobatan gratis. Teman2 ini (yg semuanya muslim) tidak membawa bendera agama, tapi bekerja sama dengan yayasan islam yang "mengumpulkan" anak yatim dan janda tua di desa tsb.
Atau lebih baik dana temen2 tsb di alihkan ke LAN2 spt tsb diatas? Mungkin LAN2 tsb kurang promosi...???
Mari kita menjadi marketing wat LAN2 tsb...:-))
wassalam,
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Wikan Danar Sunindyo <wikan.danar@...> wrote:
>
> betul mbak lina, mungkin sudah banyak yayasan yang peduli sama nasib kaum dhuafa
> tapi sampai mana tingkatannya? apakah sudah berhasil mengentaskan
> mereka dari garis kemiskinan?
> kalau kaum dhuafa sudah nggak ada lagi, maka kristenisasi gak bisa
> dijalankan dengan iming-iming duit atau materi
> yayasan2 kristen itu kan emang sasarannya kaum dhuafa
> kalau mereka mau kristenisasi model dialogis/diskusi biasanya bakal
> kalah dan effortnya terlalu banyak, hujjah islam dari sisi teologis
> biasanya lebih kuat
> tapi kalau dari sisi materi, kualitas hidup di dunia, emang umat islam
> masih kalah nih ...
>
> anyway, di manapun yayasan2 kristen di dunia gayanya emang gitu
> bagi2 sembako, bagi2 makanan etc
> gak cuman di Indonesia kok, di Eropa dan Amerika lumrah aja gereja
> kasih makanan ke orang2 gak peduli agamanya apa
> orang islam ada gak yang kayak gini dan konsisten? ada ya, mungkin gak banyak
> muhammadiyah mungkin dulu banyak peduli sama kaum dhuafa, kayaknya
> sekarang lebih banyak ke politik juga deh
>
> salam,
> --
> Wikan
>
> 2011/12/26 Lina <linadahlan@...>
> >
> > Ane kira banyak juga orang Islam di Indonesia yg peduli sama nasib kaum duafa. Banyak yayasan2 yang didirikan untuk hal tersebut. Apakah kalo sudah banyak orang Islam yang peduli lalu Kristenisasi akan tiada? Spertinya meniadakan sesuatu di dunia ini hal yg impossible. Mungkin yang possible adalah meminimalisir.
> >
> > Lalu, seberapa besar Kristenissi di Indonesia ini? Ato cuma gaung nya saja yang diperbesar untuk kepentingan politik?
> >
> > Lalu, apakah islamisasi model begini tidak ada?
> >
> > Bagaimana ya untuk menghilangkan kecurigaan semacam ini yak? Apakah untuk kepentingan politik memang harus ditimbulkan curiganisasi (hehe sori buat istilah sendiri). Kenapa gak sebaliknya, Utk kepentingan politik harus saling percaya?
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment