better ganti ipad saja pak.
salah ketik nya banyak ^^
2010/12/9 Kartono Mohamad <kmjp47@indosat.net.id>
> Korupsi juga akibat gaya hidup *srkulet.*
> KM
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: wawan™ hrn.milis@gmail.com
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Thu, 9 Dec 2010 14:46:05
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] AIDS, Akibat Gaya Hidup Sekuler!
>
> judulnya bukan *negara sekuler *tapi
> AIDS, Akibat *Gaya Hidup Sekuler*!
>
> sent from mypc with numpang internet
>
> 2010/12/9 Kartono Mohamad <kmjp47@indosat.net.id>
>
> > Di Arab dan Iran juga banyak pengidap HIV/AIDS, juga penyakit menular
> > seksual lainnya. Mereka bukan bangsa sekuler.
> > KM
> >
> > Sent from my BlackBerry®
> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "Yudi Yuliyadi" <yudi@geoindo.com>
> > Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Date: Thu, 9 Dec 2010 11:19:43
> > To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> > Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Subject: [wanita-muslimah] AIDS, Akibat Gaya Hidup Sekuler!
> >
> > AIDS, Akibat Gaya Hidup Sekuler!
> >
> > Bulan Desember dicanangkan sebagai hari AIDS sedunia. Banyak
> berita-berita
> > di surat kabar yang berisi tentang AIDS dan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).
> > Mayoritas artikel-artikel itu menulis tentang cara penularan AIDS,
> > tanda-tandanya dan kemungkinan siapa saja yang rawan terkena penyakit
> ini.
> > Jarang banget ada yang membahas gaya hidup apa dan bagaimana yang
> > melatarbelakangi merebaknya virus ini.
> >
> > Pembelaan atas penderita AIDS atas nama HAM sudah banyak. Begitu juga
> > pembahasan tentang kemungkinan orang yang lurus dan bayi yang suci
> terkena
> > AIDS juga tidak sedikit. Tapi pernahkah terpikir bahwa semua pembahasan
> itu
> > bakal nonsense apabila akar dari permasalahan tidak tersentuh sama
> sekali.
> >
> > Penyuluhan AIDS di lokalisasi, pembagian kondom gratis, pendidikan seks
> di
> > sekolah-sekolah, itu semua tak menyelesaikan masalah. Bahkan yang ada,
> AIDS
> > akibat perilaku seks bebas semakin merebak. Hal ini karena seolah-olah
> para
> > aktivis dan pemerintah bahu-membahu dalam melegalkan seks bebas dengan
> > alasan kebebasan berperilaku. Tak ada pasal yang bisa menjerat pelaku
> zina
> > di negeri ini apabila didasarkan suka sama suka. Tak ada pula hukum yang
> > bisa menjerat perempuan yang menjual dirinya (pelacur) dan laki-laki yang
> > menjadi gigolo, apalagi pelanggan yang menikmatinya.
> >
> > .....Tak ada pasal yang bisa menjerat pelaku zina di negeri ini apabila
> > didasarkan suka sama suka. Tak ada pula hukum yang bisa menjerat
> perempuan
> > yang menjual dirinya (pelacur) dan laki-laki yang menjadi gigolo, apalagi
> > pelanggan yang menikmatinya....
> >
> > Lemah, itu yang terjadi pada hokum buatan manusia. Apalagi hokum ini
> dalah
> > warisan dari colonial penjajah Belanda yang memang seks bebas menjadi
> > sebuah
> > hal yang dianggap biasa dan bukan kejahatan. Maka tak heran bila fenomena
> > penderita AIDS semakin banyak dan banyak saja. Kucuran dana untuk program
> > penanggulangan AIDS seakan tak ada artinya. Uang itu hanya makanan empuk
> > bagi mereka yang oportunis atas nama pembela HAM untuk masuk kantong
> > sendiri.
> >
> > Kembali ke topik AIDS. Selama tak ada aturan tegas yang mengatur
> pergaulan
> > antar lawan jenis di negeri ini, maka jangan pernah berharap masalah ini
> > akan selesai dengan tuntas. Yang ada malah masalah lain timbul sebelum
> > masalah yang satu terselesaikan. Ibarat lingkaran setan, bingung
> menentukan
> > ujung pangkal permasalahan.
> >
> > Hak asasi manusia (HAM) harus tunduk pada hokum syara'. Ini dulu yang
> harus
> > dipahami. Ketika hokum syara mengatakan berzina haram, maka biarpun
> > dilakukan suka sama suka, berzina tetap berzina. Lakukan tindakan tegas
> > bagi
> > siapa saja pelaku zina tak peduli apa pangkat dan golongannya.
> Masalahnya,
> > tindakan tegas bagi pezina seringkali dicemooh sebagai hukuman yang tidak
> > manusiawi. Dalam Islam, pezina yang belum menikah baik laki-laki maupun
> > perempuan dijatuhi hukuman cambuk 100 kali dera. Sedangkan bagi yang
> sudah
> > menikah, baik laki-laki maupun perempuan, hukumannya adalah dirajam
> hingga
> > mati.
> >
> > Hukuman ini tidak berdiri sendiri. Ada seperangkat aturan lainnya semisal
> > dalam ranah social, pendidikan, ekonomi, budaya dan lain-lain yang itu
> > semua
> > merupakan satu kesatuan. Jangan lupa pula semua aturan kehidupan ini
> > berdiri
> > pada sebuah dasar atau fondasi. Selama fondasi yang ada bukan ketundukan
> > pada Sang Mahamenciptakan, maka selama itu pula jangan berharap
> > permasalahan
> > AIDS ini bisa selesai.
> >
> > .....Ketika pola hidup sekuler bin liberal yang menjadi acuan, maka
> sampai
> > kapan pun juga AIDS akan menjadi bagian dari masyarakat....
> >
> > Ketika pola hidup sekuler (memisahkan agama dari kehidupan) bin liberal
> > yang
> > menjadi acuan, maka sampai kapan pun juga AIDS akan menjadi bagian dari
> > masyarakat seperti ini. Yang kasihan adalah bayi-bayi mungil tanpa dosa
> > yang
> > terjangkit virus HIV karena perilaku orang tuanya. Bila masalah ini tak
> > segera mendapat perhatian dengan solusi jitu, maka mudah diprediksi akan
> > jadi apa generasi negeri ini sepuluh tahun mendatang.
> >
> > Tak ada pilihan lain kecuali kembali kepada aturan yang shahih/benar.
> Islam
> > saja yang bisa menyelesaikan semua permasalahan termasuk AIDS tanpa
> > menimbulkan permasalahan baru. Tinggal manusianya saja, mau atau tidak
> > untuk
> > tunduk pada aturan Allah ini. Dan orang yang berakal, tentu tahu pilihan
> > mana yang akan dipilih. Orang cerdas, tentu taat syariat donk. Pasti itu!
> > ^_^ [riafariana/voa-islam.com]
> >
> >
> >
> http://www.voa-islam.com/teenage/young-spirit/2010/12/05/12122/aids-akibat-g
> > aya-hidup-sekuler/
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > =======================
> > Milis Wanita Muslimah
> > Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> > Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> > Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> > ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> > Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> > Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> > Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
> >
> > Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment