Bener-bener respons yang sangat Islami Pak ... Sini ngomong apa situ ngomong apa ... Islami banget ...
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, istiaji sutopo <issutopo@...> wrote:
>
> Happy Hijriyah 1432-H too ..
>
> Ikut bahas TKW ..........
>
> Ada 3 masalah dalam hal ini yang perlu dicermati :
>
> 1. Apakah TKW itu sebelum berangkat mendapat izin ( Ridha ) suaminya .. ini
> sangat penting karena tanpa izin suami - maka sangat riskan dengan apa2 yang
> terjadi pada dirinya .. Kadang2 ada TKW yang nekat karena gaji yang menggiurkan
> ... pergi meski suami sudah melarang ..namanya juga wanita sendirian tapi pergi
> jauh sekali .. Bisa jadi musibah2 itu ujian Allah SWT bahkan azhab Allah SWT.
> bagi yang tak dapat izin suami tapi nekat pergi .. .
>
> 2. Atau memang zhalim sekali kejadian TKW yang tragis itu - Namun kezhaliman2
> yang terjadi semata2 ujian Tuhan - sebagaimana Tuhan uji Bani Israil dizhalimi
> Kaum Fir'aun .. Yang menzhalimi akan dihukum di akhirat -- tetapi yang dizhalimi
> kalau sabar dan tetap ta'at pada Tuhan-Nya masuk Surga.
>
>
> 3. Ada do'a ampuh yang dapat menolak bala :
>
> a. " Bismillahil ladzii la yadhuru mas'asmihi syai'un fl ardhi wa fissamaa'i wa
> huwa sami'ul aliim " - syaratnya : hati dan lidah bersih - jaga puasa senin
> kamis, shalat dhuha dan witir dan jaga taqwa2 yang utama ...
>
>
> b. Setiap masuk rumah-ruang apa saja salalu baca : ( Ada keberkahan setelahnya )
>
> Assalaamu'alaikum serta salawat nabi - dilanjutkan baca Surat Al Ikhlas 3 x ..
>
> c. Setiap subuh sebelum qomat : baca tasbih :
> Subhanaallahi wabi hamdi, subhanaallahil Azhiim, astaghfirullah 100X
>
> ( Insya Allah - Allah SWT akan ambil alih segala urusannya sehari2 yang rumit2
> .. )
>
>
> LAKUKAN SECARA ISTIQAMAH ( kecuali lupa atau halangan ) ..........
>
> Arti doa' tersebut : " Dengan menyebut nama Allah yang dengan namanya tidak akan
> membahayakan bagi kita apapun yang dibumi maupun dilangit Dan Allah mMaha
> Mendengar lagi Maha Melihat .."
>
> Insya Allah - tak akan ada bala dadakan, yang menimpa kita apapun bentuknya -
> termasuk penyiksaan2 dan penipuan2 majikan orang2 Arab ..Dan sang majikan akan
> senantiasa segan - takut menghadapi kita ...bahkan akan hormat dan senang pada
> kita ..
>
> Jangan memasalahkan Hukum antar negara - lha wong dia kerja di negeri orang -
> hukum2 beda - dan Saudi itu sedikit banyak pasti ingin bela warganya sendiri ..
> Atau setidaknya prosesnya tak makan ada ujungnya ..sulit melakukan pembelaan
> warga yang dinegara orang lain ..
>
> Apalagi kasus2nya sedikit, dibanding jumlah TKW yang puluhan ribu itu ..
> Memang - kadang2 ada setan gentayangan dirumah orang2 Arab itu sebagaimana
> dinegeri kita juga kan ?
>
> Insya Allah ... dicoba - sebar luaskan untuk calon TKW atau yang kenal TKW2 .../
> Wallahu a'laam / wassalam / Ismail
>
>
>
>
> ________________________________
> From: "aldiy@..." <aldiy@...>
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Tuesday, December 7, 2010 6:51:35
> Subject: [wanita-muslimah] Happy hijriah!
>
> Talaal badru alaina, min tsaniyyatil wada, wajabas syukru alaina, madaa lillahi
> da'...ayyuhal mab'us sufina, ........(???), ji'ta syarroftal madina, marhaban ya
> khairud da'....met tahun baru hijriah!
>
> Salam
> Mia
> -----Original Message-----
> From: aldiy@...
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Wed, 1 Dec 2010 02:23:32
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: Bls: [wanita-muslimah] Fwd: [PersIndonesia] Tak Ada Negara Miskin
> Kirim TKW Kecuali RI
>
> Judul di atas rada salah, indonesia nggak lagi digolongkan negara miskin oleh
> pbb/internasional.
>
> Devisa tki ini signifikan mba lina, mungkin arcon bisa cari apbn-anggaran. Kalau
> kita jalan ke tempat2 penyalur tki keliatan mereka investasi bangun/rehab rumah,
> beli mobil angkutan. Yg nggak produktif utk tkw, mereka kirim ke suaminya yg
> lalu foya2/kawin lagi.
>
> Salam
> Mia
>
> -----Original Message-----
> From: "Lina" <linadahlan@...>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Wed, 01 Dec 2010 01:55:32
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: Bls: [wanita-muslimah] Fwd: [PersIndonesia] Tak Ada Negara Miskin
> Kirim TKW Kecuali RI
>
>
> Seberapa besar sih devisa yg dihasilkan oleh pahlawan devisa ini ya? Terus
> apakah devisa ini betul2 bermanfaat wat rakyat. Banyak manfaat ato banyak
> mudharat? Apa devisanya utk memakmurkan orang pajak semacam Gayus aja? Maksute
> devisanya di korupsiin sana sini? Haduh! Jadi gak percaya lagi dah
> ujung2nya...krn dgn adanya para napi keliaran, arti na pemberantasan korupsi na
> gak serius.
>
>
> Waaa hukum mati aja para koruptor kelas kakab daripada rakyat kelas teri yg
> dimatiin/disiksa di luar negeri....[clingak clinguk: nyambung gak seh?]
>
>
> Ekstrim yak? huh ape Gayus gak ekstrim? ape nasib Sumiati gak ekstrim?
>
> Ekstrim perbandingannya...he he he...
>
> wassalam,
> --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, Abdul Muiz <muizof@> wrote:
> >
> > Makanya ada yang sinis mengatakan " Tidak adanya upaya penghentian pengiriman
> > TKW (padahal bisa dilakukan melalui regulasi) di negara RI ini" telah
> > mengantarkan Indonesia untuk meninggalkan alam demokrasi (kekuasaan
> > rakyat)Â menuju alam germokrasi (kekusaan germo). Lantas siapa yang menjadi
> > "papi" ya presiden dan mentransker. Wow .....
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> >
> >
> >________________________________
> > Dari: chodjim <chodjim@>
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Terkirim: Jum, 26 November, 2010 15:38:07
> > Judul: Re: [wanita-muslimah] Fwd: [PersIndonesia] Tak Ada Negara Miskin Kirim
> > TKW Kecuali RI
> >
> > Â
> > Lha, dalam kabinat SBY, menteri kan tidak dipilih berdasarkan profesionalisme,
>
> > tetapi dukungan partai, hehehe.....
> >
> >
> > Wassalam,
> >
> > chodjim
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: Abdul Muiz
> > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> > Sent: Wednesday, November 24, 2010 1:46 PM
> > Subject: Bls: [wanita-muslimah] Fwd: [PersIndonesia] Tak Ada Negara Miskin
> >Kirim
> >
> > TKW Kecuali RI
> >
> > Seharusnya pemerintah sebagai agen perubahan terdepan tidak boleh membiarkan
> > arogansi sektoral, perusahaan pengerah tenaga kerja indonesia ke luar negeri
> > sibuk mengejar laba dari benefit mengirim TKW atau TKI asal menyetor
> > uang sebesar yang ditentukan tanpa peduli bagaimana kalau TKI atau TKW
> > tersangkut kasus hukum dengan majikan di luar negeri. Dan pemerintah sendiri
> > departemen tertentu sibuk dengan gelar "pahlawan devisa" seolah sibuk dengan
> >hak
> >
> >
> > mengejar benefit berupa devisa yang masuk ke APBIN tetapi giliran kewajiban
> > melindungi warga negaranya sendiri dari perlakuan lalim atau tidak adil dari
> > sang majikan di luar negeri tidak pernah peduli padahal kasus penganiayaan
> > berkali-kali terjadi mulai dari kasus ringan hingga berat yang amat tragis dan
>
> > memilukan.
> >
> > Buat saya yang menarik adalah fenomena Mentri tenaga kerja dan transmigrasi di
>
> > Kabinet Pemerintahan SBY sejak 22 oktober 2009 yang dijabat Muhaimin Iskandar
> > kader PKB adalah orang NU tulen tenang-tenang saja tidak terlihat gebrakan atau
> >
> > langkah sistematis menghadapi problema TKI atau TKW padahal mayoritas TKW yang
>
> > tersangkut masalah penganiayaan adalah warga nahdiyyin juga (sorry saya tidak
> > punya data untuk ini, barangkali ada yang bisa bantu). Semoga saya tidak su'udz
> >
> > dzon.
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> > ----- Pesan Asli ----
> > Dari: Dharma Hutauruk <dharma.hutauruk@>
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com; fossei <fossei@yahoogroups.com>;
> > Ekonomi Nasional <ekonomi-nasional@yahoogroups.com>
> > Terkirim: Kam, 25 November, 2010 01:05:48
> > Judul: [wanita-muslimah] Fwd: [PersIndonesia] Tak Ada Negara Miskin Kirim TKW
> > Kecuali RI
> >
> > Masalah serius:
> > Bagaimana mensosialisasikan kondisi ini kepada calon TKW dan Perusahaan
> > Pengirim TKW.
> > Kalau dipikir-pikir, banyak Rumah Tangga di Jakarta (terutama yang
> > suami-istri bekerja) mampu mempekerjakan TKW setara penghasilannya dengan
> > yang ditawarkan (di iming-iming) Rumah Tangga di LN.
> >
> > ---------- Forwarded message ----------
> > From: sunny <ambon@>
> > Date: 2010/11/20
> > Subject: [PersIndonesia] Tak Ada Negara Miskin Kirim TKW Kecuali RI
> > To:
> >
> > Refleksi : *Mesir yang kebudayaannya boleh dibilang sama dengan Arab Saudia
> > sejak dua atau tiga tahun terakhir ini tidak lagi mengirim Tenga Kerja ke
> > Arab Saudi. Tetapi NKR?*
> > **
> >
> >http://us.detiknews.com/read/2010/11/20/072210/1498192/10/tak-ada-negara-miskin-kirim-tkw-kecuali-ri?nd991103605
> >5
> >
> >
> >
> > *Sabtu, 20/11/2010 07:22 WIB*
> >
> > *Laporan dari Arab Saudi
> > *
> > *Tak Ada Negara Miskin Kirim TKW Kecuali RI
> > Iin Yumiyanti - detikNews*
> > **
> > *Makkah - Bila menginginkan masalah tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi
> > selesai, satu-satunya solusi adalah dengan tidak mengirim TKI. Saat ini,
> > selain Indonesia, tidak ada negara yang mengirim TKW.
> >
> > "Sekarang ini di Saudi juga di negara-negara Islam di Timur Tengah sudah
> > tidak ada lagi negara yang semiskin apa pun mengirimkan TKW pembantu rumah
> > tangga. Itu sudah tidak ada kecuali Indonesia," kata Sekjen International
> > Conference of Islamic Scholars (ICIS) Hasyim Muzadi.
> >
> > Hasyim menyampaikan hal itu usai ramah tamah Menteri Agama (Menag)
> > Suryadharma Ali dengan wartawan Media Center Haji (MCH) di Restoran Al
> > Khalidiah, Makkah, Sabtu (20/11/2010).
> >
> > Negara-negara lain memutuskan kebijakan tidak mengirim TKW ke Arab karena
> > untuk menyelamatkan mereka hampir tidak mungkin.
> >
> > "Maka sebenarnya, kalau memang masalah TKW ini mau selesai ya yang dikirim
> > TKI saja jangan TKW rumah tangga," tegas mantan Ketua Umum PBNU itu.
> >
> > Menurut Hasyim, sebetulnya problem TKW itu 60 persen ada di Indonesia.
> > Sementara di luar negeri itu adalah ekses daripada kesalahan mismanagement
> > di Indonesia.
> >
> > Namun diakui Hasyim, masalah TKW sudah akut dan sulit diselesaikan. Kalau
> > memang mau diselesaikan sudah harus lewat diplomasi tingkat tinggi, yakni
> > bagaimana diplomasi antar kepala negara agar TKW ditarik saja.
> >
> > Negara-negara lain seperti Yaman, Pakistan, Banglades, Somalia, Filipina
> > sudah tidak ada yang mengirimkan TKW untuk pekerjaan rumah tangga. "Nggak
> > ada, cuma Indonesia saja. Malah kadang-kadang kita dibilang bangsa tidak
> > punya malu sama mereka," ungkap Hasyim sedih.
> >
> > Selain diplomasi tingkat tinggi level kepala negara, harus ada gerakan
> > lintas kementerian seperti antara Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Luar
> > Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM.
> >
> > "Dari Menkum HAM untuk mengatur imigrasinya juga untuk mengatur penertiban
> > PJTKI mampu ndak Kementerian Tenaga Kerja. Baru setelah itu dilakukan
> > koordinasi untuk menarik pulang TKW-TKW itu," kata pengasuh Pesantren Al
> > Hikam Malang dan Depok tersebut.
> >
> > Pengiriman TKW tidak hanya memunculkan tragedi penyiksaan, tapi juga tragedi
> > keluarga seperti suami yang kawin lagi atau hancurnya kehormatan keluarga.
> >
> > "Masalah TKW bukan menyanggut devisa tapi masalah kehormatan bangsa.
> > Masalahnya mampu nggak Kementerian Tenaga Kerja menyetop pengiriman TKW?"
> > kritik Hasyim.*
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment