Seperti yg saya duga, makin jelas bahwa si Istiaji yg suka dibela oleh HMNA tampaknya adalah si Ismail alias Muskitawati/Mustikawati hehehe...
Salam,
MAS
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, istiaji sutopo <issutopo@...> wrote:
>
> Forum Wanita Muslimah yang budiman,
>
> Kalau orang2 Islam yang tahu ilmunya, tentu tidak memasalahkan poligami. Maaf
> ya, bukan mau bela poligami. Tetapi ini ketentuan Allah SWT dalam Al Qur'an.
>
> Janganlah emosi membabi buta atas poligami, sebelum kita memahami makna dan
> menghayati ayat2 Al Qur'an. Sebagai orang Islam kita wajib sangat
> menyadari bahwa Al Qur'an itu adalah satu2nya Hukum untuk manusia yang paling
> sempurna 1000 %. Al Qur'an itu semakin dibaca semakin Dahsyat bagi kebaikan
> manusia bumi ini.
>
>
> Sedangkan Al Qur'an satu2nya Kitab yang diturunkan dan berlaku bagi seluruh
> manusia dibumi ini.
>
>
> Dan Allah SWT menurunkannya pasti tidak akan membuat manusia sengsara, seperti
> sengsaranya wanita yang baru saja " mendengar " kata2 poligami, sudah sewotnya
> bukan main. Memang ini fakta bagi manusia modern .. banyak sekali kejadiannya
> ..Karena apa ? Karena dua2nya ( suami dan istri ) tidak siap mengalami poligami
> itu sendiri. Kedua2nya saliing mencintai ( menikah ) atas keduniawian ( hawa
> nafsu ) bukan mencintai ( menikah ) karena Allah SWT ..Juga nikahnya suami
> dengan istri kedua dst.. karena hawa nafsu .. bukan karena Allah SWT...
>
> Poligami dibolehkan dalam Al Qur'an untuk beristri lebih dari 1 - yaitu dua atau
> tiga dan maksimum empat. Tetapi jangan lupa, ada ayat lain yang " sangat
> mengingatkan " : " kalau kalian tak dapat berlaku adil janganlah berpoligami ".
> Al hasil saya sendiri tidak mau berpoligami. Tapi sungguh kita sama sekali tidak
> boleh " mencela " Tuhan kita atas kebolehan ber-Poligami bukan ?
>
> Apa yang dimaksud berlaku adil didalam poligami?
>
> Bukan hanya dalam adil nafkah lahir bathin saja, tetapi keadilan apabila sang
> suami telah memenuhi kewajibannya dalam menuntut ilmu agama sejak bayi sampai
> masuk liang lahat.
>
>
> Karena itu orang2 Islam " sangat diwajibkan " menghadiri majelis2 Taklim " (
> jangan cuma belajar sendiri dari buku2 dll.- karena banyak buku2 sekarang yag
> disusupi musuh2 Islam menyesatkan umatnya ) untuk menerima pelajaran dari guru2
> yang benar dan ahli ( ulama ) tentang ayat2 Al Qur'an dan Sunnah2 Rasul yang
> ilmunya turun temurun dari dada Rasulullah SAW sampai ke para ulama2 pewaris
> Nabi itu.
>
> Termasuk permasalahan2 tentang perkawinan, wanita ..bahkan sampai kesoal Haid,
> Nifas wanita, sampai cara2 bercebok ( Istinja ) ( maaf ) dan kelahiran bayi ..
> juga ....poligami.
>
>
> Sehingga seorang laki2 yang menikah, tidak saja dia sudah dianggap mampu
> menafkahi istri dan aanak2nya kelak, tetapi wajib mampu mendidik istri2nya
> tentang " ilmu agama benar yang dia peroleh " dengan lengkap dan jelas. Kalau
> suami cukup sibuk seperti zaman sekarang. Maka agar dapat menambah pengetahuan
> dan amalan agama - istrinya agar disuruh hadir dimajelis2 taklim agar lebih
> mendalami agama Islam secara terperinci - guna keperluan kesiapan pelayanan /
> baktinya kepada sang suami, serta untuk bekal bagi dirinya dalam mendidik
> anak2nya secara rinci kelak, termasuk kesiapan / kerelaan ketika suami
> berpoligami.
>
> Kalau seorang muslimah " yang sudah matang " dia akan berfikir tentang dunia dan
> akhirat. Dan karena dia tahu tentang janji2 dan hukum2 Allah swt. betapa besar
> karunia Ilahi kepada hamba2-Nya - Maka apabila suami berpoligami, akan dia
> anggap tidak ada masalah, mereka mencari Ridha Allah sebab hukum poligami adalah
> halal; bahkan akan gembira sekali dan menyambut sang " istri muda " sebagai mana
> " dia mencintai dirinya sendiri " ... Sama sekali tidak ada rasa dengki, hina,
> malu, sewot bahkan sampai emosi segala. Bahkan dia anggap sang istri muda adalah
> " adik sendiri " dan ikut mendidik adiknya itu - begitu pula sang adik akan
> senantiasa menghormati kakaknya ..dan bersedia menerima nasihat2 sang kakak.
>
> Demikian pula betapa gembiranya dia karena " keluarga besar " ini akan memiliki
> anak cucu yang demikian banyak yang semuanya wajib dijaga tetap dalam Islam ...
> Betebaranlah manusia2 Islam dimuka bumi ini ...Salah satu maksud Agung Allah SWT
> dalam persoalan Poligami. Walahu a'laam.
>
> Hal ini dikarenakan Allah SWT akan memurkai siapa saja yang mencintai keluarga (
> istri pada suami ) lebih dari mencintai Allah dan Rasul-Nya ... Dan sesungguhnya
> orang2 mukmin itu bersaudara ... saudaranya dia cintai sebagaimana dia mencintai
> dirinya sendiri .. poligami ? Silakan karena saya lebih cinta pda Allah dan
> Rasul-Nya...Suamiku milik Allah juga kan ?
>
> Semua hukum2 itu telah dijelaskan dalam Al Qur'an dan diperinci dalam Hadist2
> Rasulullah SAW ..
>
> Salah satu hal lain - Allah SWT bermaksud " menguji " seorang istri untuk
> menghilangkan " sifat dengki " yaitu membenci setengah masti " sang madunya " -
> Sedangkan dengki ( Hasad ) adalah sifat2 jahat Syaithan. Kalau sifat hasad tidak
> ada dalam hatinya dan dia Ridha pada Allah SWT. maka Allah SWT akan Ridha pada
> dirinya dan dimasukkan dia karena lulus ujian ...dalam Surga yang penuh
> kenikmatan ..
>
> Ingatlah Surga itu diperoleh dari Ridha Allah SWT termasuk " Ridha Suami " ...
> tidak akan cukup dengan amal ibadah dan amal baik sang istri ..
>
> Surga itu sangat mudah dicapai seorang istri cukup dengan 3 hal :
>
> 1. Taat Allah SWT akan hal2 yang fardhu
> 2. Taat suami pada hal2 yang dibenarkan agama dan
> 3. Menjaga kehormatannya ( temasuk pakai jilbab tutup aurat ) dan tidak banyak
> berkeliaran diluar rumah
>
>
> Nah didalam kasus poligami ini saja - kalau si istri sudah taat ( menerima )
> dengan senang hati ..niscaya
>
> ( Insya Allah ) dia masuk surga dan boleh memilih dari pintu mana saja yang
> diinginkannya - Subhanallah ..beruntunglah wahai istri2 muslimah ..
>
> Satu hal penting dalam Islam. Suami itu sangat takdzim ( memuliakan ) istrinya
> Contoh nyata bahwa semua pekerjaan2 kasar : mencuci, menyapu, menyeterika,
> kepasar, bahkan sampai memasakpun dilakukan oleh suaminya - Nabi Muhammad SAW
> dan para sahabat serta dinegeri2 Muslim yang non liberal ( Indonesia itu
> Islam-nya liberal ) melakukan hal tersebut sebagai hal yang biasa ..
>
> Tidak aneh kalau dipasar2 yang ada hanya lelaki semua .. baik yang jual maupun
> yang beli ..
> Entah di Indonesia ini koq ada istri yang dibiarkan jualan di pasar2 ..bahkan
> disuruh bertani .. Tanggung jawab suami dimana ? Akhirnya sekarang merajalela
> kemana2 ..jadi karyawan, buruh ..aktifis, politisi, pengusaha ... sampai ke
> menteri .. rumahnya sepi dan kosong melompong .. suami mau tidur .masih lembur
> ..pulang capek .gak bisa layani .. ogah aah ...keberkahan hilang ... bahkan para
> malaika melaknatnya sampai pagi .. anak2nya, apalagi perempuan .. dibiarkan
> bergaul bebas ..luput dari pengawasan sang ibu - ( meski ada HP - SMS - email -
> chating dll ) ..percumah .. Syaitan lebih lihay ..... yaa itulah .. 80% gadis2
> SMP tidak perawan lagi dan banyak melakukan aborsi ..
>
> Istri2 yang muslimah senantiasa dirumah - harus mengandung, melahirkan sudah
> luar bisasa beratnya - itulah sebabnya suami yang baik akan sangat memuliakan
> istrinya.
>
> Setelah jadi Ibu wajib jaga, didik anak2, awasi anak2 dan yang terpenting bisa
> mendekap anak2 begitu dekatnya secara fisik - itulah yang utama ... Temasuk "
> mendapat teman istri muda yang cantik " ... sama sekali tak ada Hasad dalam
> hatinya ... bahkan menambah keramaian rumahnya ...
>
> Disisi lain, manusia sama sekali tidak boleh tergantung pada hukum2 dalam HAM
> tetapi wajib taat pada HAA ( Hak Azazi Allah ) dan HAM ( Hak Azazi manusia ).
> Sedang HAA jauh lebih tinggi derajatnya dari pada HAM. Karena HAM itu mirip
> sekali dengan aturan Tuhan dalam memperlakukan sesama manusia apalagi sesama
> Islam .. Tetapi HAM itu adalah ciptaan Zionis ( PBB ) jadi sangat lemah hukumnya
> disi Allah SWT. Cuma Indonesia ikut2an mematuhinya ..Bukankah sudah ada polisi
> ..pengadilan ?
>
>
> Apabila Poligami, melanggar HAM tetapi tidak melanggar HAA; maka HAM wajib
> dikalahkan .. begitu saja dulu yaa .
>
>
> Ayo wanita2 yang baik2, mari kita agungkan Allah SWT ..dan Al Qur'an ....
> carilah Ridha Allah dan Ridha suamimu ..Jangan membenci poligaminya - tetapi
> bencilah : pelaku2nya yang sangat dipastikan tidak siap tempur ...tidak
> mempunyai peluru2 untuk berperang ... sehingga terjadilah malapetaka besar dalam
> keluarga masing2 ... itu fakta2 yang terjadi dimana2 dalam alam liberalisme,
> sekularisme, pluralisme dan zionisme ..dan Syaithan bersorak2 kegirangan ...
> akibat iman2 yang runtuh ..
>
>
> Wallahu a'lam / Wa'assalaam / Ismail
>
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Dharma Hutauruk <dharma.hutauruk@...>
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Sunday, January 2, 2011 22:21:48
> Subject: [wanita-muslimah] Fwd: [Indonesia-Rising] Marilah Kita Sama2 Melarang
> Poligamy Tanpa Syarat !!!
>
> Bagaimana tanggapan para ahli di milis kita ini?
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: muskitawati <muskitawati@...>
> Date: 2011/1/1
> Subject: [Indonesia-Rising] Marilah Kita Sama2 Melarang Poligamy Tanpa
> Syarat !!!
> To: Indonesia-Rising@yahoogroups.com
>
>
>
>
> Marilah Kita Sama2 Melarang Poligamy Tanpa Syarat !!!
>
> Masalah dilarangnya Poligamy sudah tercantum di HAM sebagai bagian dari
> perlindungan terhadap ketidak adilan dan diskriminasi wanita. Perdebatan dan
> kesimpulan akhirnya sudah berlangsung waktu HAM ini dideklarasikan sehingga
> dengan diterimanya sebagai nilai2 yang universal, maka tak perlu lagi kita
> merujuk kepada Syariah Islam atau Syariah biadab lainnya untuk
> mem-banding2kannya, semuanya sudah selesai berlangsung dan sekarang kita
> tinggal melaksanakannya saja karena tidak ada yang dirugikan dengan
> dilarangnya Poligamy malah lebih banyak yang diuntungkan dalam hal ini.
>
> Tetapi kalo masih ada negara yang setengah2 melarang Poligamy, tentunya
> merugikan negara itu sendiri bukan negara lainnya. Seperti contohnya
> Indonesia hanya melarang berpoligamy terbatas kepada pejabat pemerintah dan
> ABRI, sedangkan rakyat jelata bebas berpoligamy.
>
> > Jamil Sumingan <jamilsumingan@> wrote:
> > Sedangkan seorang Suami tidak dilarang
> > berpoligamy tapi dengan syarat mampu
> > memberikan nafkah lahir/batin dengan
> > adil kepada Istri2nya . tinggal
> > masalahnya mampu tidak seorang suami
> > bersikap adil terhadap Istri2nya.
>
> Sebenarnya masalah dilarangnya poligamy itu sudah final tidak perlu
> diperdebatkan lagi karena sudah ada studinya yang memastikan.
>
> Sama masalah agama juga sudah final, itu cuma kepercayaan saja bukan
> merupakan realita. Jadi masalah hukum agama tidak bisa diaplikasikan dalam
> kehidupa nyata karena sudah tidak realistik.
>
> Jadi dengan adanya HAM, kita cuma mematuhinya saja karena tidak merugikan
> siapapun juga malah melindungi semuanya. Semua agama dilindungi sama tidak
> ada agama yang lebih super, lebih benar, kurang benar, atau tidak benar,
> karena agama bukan kebenaran tetapi kepercayaan.
>
> Demikianlah, poligamy dalam Islam pun tidak ada persyaratan harus mampu,
> adil dlsb. kesemuanya itu cuma kata2 kosong belaka karena tidak ada
> pelaksanaannya. Mana pernah ada yang kawin poligamy diperiksa penghasilan
> bulanannya. Sekarang mampu tahun depan bisa tidak mampu karena sudah jadi
> pengangguran.
>
> Demikianlah, kalo negara memang berniat memajukan bangsanya tentunya
> poligamy dilarang. Tetapi negara khan bukan untuk memajukan bangsanya tetapi
> untuk memajukan pejabat2nya dengan mengorbankan rakyat bangsanya, oleh
> karena itu yang dilarang poligamy cuma pejabat dan ABRI saja sedangkan
> rakyatnya dibolehkan Poligamy.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment