Advertising

Tuesday, 7 December 2010

[wanita-muslimah] Re: DULLATIF- WANITA JANGAN MERASA BERDOSA TIDAK BERJILBAB.

 

"chodjim" ---------------Bismilahirahmanirrahiim

Setiap kritikan yg disampaikan dgn santun dan baik2 sangat dihargai sekali.

Asal kan jangan memaki maki dgn kata kata kasar.

salam

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, <chodjim@...> wrote:
>
> Sdr. Abdul Lathif,
>
> Kalau saya selama ini tidak menanggapi tulisan Saudara, tidak berarti saya tidak paham terhadap tulisan Anda. Saya tidak menanggapi Anda dalam hal cara-cara berdiskusi, karena Anda dalam diskusi itu "berkacamata kuda", hanya dengan "pokoknya". Anda tidak bisa mengapresisasi teman diskusi Anda. Anda tidak melihat kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf dari yang disampaikan oleh teman diskusi di WM ini.
>
> Saudara Abdul biasanya menganggap "tidak ada" terhadap apa yang disampaikan teman diskusi, dan langsung menyodorkan jawaban semacam pesan sponsor.
>
> Wassalam,
>
> chodjim
>
>
> ----- Original Message -----
> From: abdul
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Monday, December 06, 2010 6:00 PM
> Subject: [wanita-muslimah] Re: DULLATIF- WANITA JANGAN MERASA BERDOSA TIDAK BERJILBAB.
>
>
>
> "chodjim------------Bismilahirahmanirahiim
>
> Yang Utama dlm berpakaian wanita muslimah ini JANGAN MEREKA dipaksa
> dgn undang2 wajib berjilbab.
>
> Kalau wanita2 ingin berjilbab silakan saja,tapi jangan mengatakan wanita2 tidak berjilbab adalah bukan wanita Islam.
>
> Saya pribadi senang melihat wanita2 berjilbab,tertutup kepalanya dari debu2 kotor yg akan merusak rambutnya..
>
> Namun saya menetang kalau ulama2 menuduh wanita2 tidak berjilbab adalah berdosa.Dan kemudian wanita2 dipaksa dgn undang2.
>
> mudah2an sdr Chojim dapat memahami pemehaman saya dlm Islam.
>
> salam
>
> --- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, " <chodjim@> wrote:
> >
> > Kalau saya lho, koq lebih memilih ajaran Islam yang lebih orisinal, yaitu praktik ajaran Islam sebelum lahirnya Bukhari, Muslim dan lain-lainnya. Mengapa? Karena, Bukhari baru dilahirkan pada 194 H. Ada jarak 200 tahun dari Rasulullah. Dalam jarak selama itu, banyak tangan usil yang mengaburkan ajaran Islam.
> >
> > Bagaimana meniti ajaran Islam yang belum ditulis oleh Bukhari 200 tahun kemudian itu? Sederhana saja, pandai-pandailah meniti kearifan Islam yang tersebar di dunia melalui keteladanan perilaku para pemeluk Islam yang bijak! Bukan kata-katanya yang menjadi dalil, tetapi perilakunyalah yang menjadi dalil dalam kehidupan.
> >
> > Bagaimana meniti kearifan Islam? Sederhana saja, bacalah Kitabullah lahir dan batin. Bagaimana dengan Hadis? Ia hanyalah alat bantu (tools) yang bersifat kasuistis. Dus, jangan "tool"nya yang ditonjolkan sehingga menghilangkan kearifan Islam, tetapi pahamilah sistem Islam beserta "spareparts"-nya dalam keseluruhan ayat Alquran --baik yang muhkamat maupun yang mutasyabihat. Kalau ada bagian sistem yang susah dimengerti, barulah kita ambil "tools"nya.
> >
> > Wassalam,
> >
> > chodjim
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment