Advertising

Tuesday, 4 January 2011

RE: Bls: [wanita-muslimah] Umair Bin Abi Waqas Syahid Pada Usia Muda

 



Saya pernah dengar tausiyah seorang ustadz. Ya mirip2 dengan yang mas Muiz bilang di bawah itu. Level orang beribadah itu, ditinjau dari motivasinya, ada 3, secara garis besarnya :

(1) Beribadah seperti budak à yakni ibadahnya karena takut hukuman

(2) Beribadah seperti pedagang à hitung untung rugi, ya semacam hitung2 pahala 'gitu.

(3) Beribadah seperti seorang sufi à ibadahnya karena cintanya kepada Allah

Namun demikian, di level mana pun kita berada, it's OK aja. Tapi tentunya, kita ingin terus naik qualitasnya ke level yang lebih tinggi. Bukankah demikian ?

Mengenai jihad, selama dipahami dengan benar kan ngga apa2 toh mbak ? Lha memang jihad dan mati syahid adalah yang dirindukan banyak muslimin, regardless dia ada di level mana dalam hal motivasi ibadahnya. Yang penting pemahamannya tentang jihad itu benar.. bukan menteror atau nge-bom orang2 tak berdosa. Justru pemuda2 harus dipahamkan makna jihad yang benar, jangan sampai mereka salah memaknainya.

Kembali ke laptop dulu yaa..

Wassalaam,

-Ning

From: wanita-muslimah@yahoogroups.com [mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com] On Behalf Of Abdul Muiz
Sent: Wednesday, January 05, 2011 11:23 AM
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Bls: Bls: [wanita-muslimah] Umair Bin Abi Waqas Syahid Pada Usia Muda

Level spiritualitas itu beragam, pada level beginner seringkali memandang relasi
dengan Tuhan sebagai hubungan hamba dan tuan atau hubungan dagang mirip penjual
dan pembeli, sehingga sikap dasar adalah takut pada sang Maha Kuasa, maka taat
dan patuh adalah segala-galanya termasuk pamrih kalau taat mengharap pahala atau
syurga, sementara yang tidak taat akan dapat azab, dosa dan neraka. Mengapa
Qur'an menyampaikan ayat-ayat yang cenderung memotivasi pahala atau syurga ? ya
karena orang arab pada saat nabi memulai berdakwah itu bermental budak atau
pedagang, budak itu bermental penakut maka supaya ketakutannya tidak
sia-sia diberikan kompensasi pahala dan syurga, begitu pula mental pedagang
selalu yang dikejar adalah laba, kalau saya melakukan ini dapat apa ? kalau
tidak dapat apa-apa, ngapain ? waduh jangan-jangan saya diprotes pedagang nih ??

Nah untuk level spiritualitas yang menengah dan yang tinggi mungkin mbak Fe
dapat memberikan pencerahan. Silakan kembali ke ... laptop. Salam tukul

----- Pesan Asli ----
Dari: F e r o n a <ferona@cakefever.com <mailto:ferona%40cakefever.com> >
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com <mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
Terkirim: Rab, 5 Januari, 2011 10:09:00
Judul: Re: Bls: [wanita-muslimah] Umair Bin Abi Waqas Syahid Pada Usia Muda

Nimbrung ...

Aku kadang risih memikirkan bahwa tiap apa yang dilakukan itu mengharapkan
diberi pahala dan dimasukkan surga.

Dengan sejuta nikmat yang telah diberi Allah kepada kita, apakah kita masih
harus berhitung pahala dg Allah? Itung2an kayak karyawan dg perushaan. Kita
lakukan ini dan itu supaya Allah kasih pahala kepada kita. Kayak karyawan
mengharap gajian & kenaikan pangkat. Bahkan membunuh orang yg tak seiman atau
tak sealiran dengan kita pun, kita atas namakan pahala dan syahid.

Bagaimana kalau mulai berpikir, menolong orang lain itu apapun agamanya,
kepercayaannya, akan membuat Allah bahagia dan bangga pada kita :)

Allah itu bangga pada manusia yg mampu memberi kebaikan pada makhluk lainnya.
Kan kita khalifah di muka bumi ini. Kan itu yg Allah bilang waktu malaikat dan
iblis mempertanyakan penciptaan manusia.

So bikinlah Allah bangga dengan membuktikan bahwa kita manusia memang bisa
membawa kebaikan di permukaan bumi ini.

Kenapa tak digembar-gemborkan kisah2 rasul & sahabat saat mereka menunjukkan
sifat Islam yg damai dan mengayomi? Kisah jihad2an ini terlalu sering
didoktrinkan ke umat Islam shg perang dan bunuh menjadi suatu instruksi bawah
sadar.

Stop ide penghancuran, pemusnahan, perusakan. Semua pasti ada jalan keluar
damainya.

Yuk, kerja lagi :)

Kembali ke laptop.

Salam manis,
F e r o n a
http://www.cakefever.com

-----Original Message-----
From: Abdul Muiz <muizof@yahoo.com <mailto:muizof%40yahoo.com> >
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com <mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
Date: Wed, 5 Jan 2011 10:30:06
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com <mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com> >
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com <mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
Subject: Bls: [wanita-muslimah] Umair Bin Abi Waqas Syahid Pada Usia Muda

Zaman Nabi memang banyak perang fisik, sehingga ukuran syahid menjadi mudah,
kalau zaman sekarang, misalnya Mas Yudi Yuliadi meninggal dunia saat menjadi
sukarelawan korban gunung merapi meletus, bisa masuk kategori syahid apa enggak
ya ??

Wassalam
Abdul Mu'iz

________________________________
Dari: Yudi Yuliyadi <yudi@geoindo.com <mailto:yudi%40geoindo.com> >
Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com <mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
Terkirim: Rab, 5 Januari, 2011 08:44:11
Judul: [wanita-muslimah] Umair Bin Abi Waqas Syahid Pada Usia Muda

Umair Bin Abi Waqas Syahid Pada Usia Muda

Umair bin Abi Waqas memeluk Islam pada masa permulaan Islam. Ia adalah
saudara kandung Saad bin Abi Waqas.

Saad bercerita, "Ketika akan berlangsung Perang Badar, aku melihat pasukan
kaum muslimin siap untuk diberangkatkan ke medan perang. Adikku, Umair, yang
masih berumur sembilan tahun, berlari ke sana ke mari sambil bersembunyi.
Aku merasa heran dengan tingkah lakunya itu, kemudian aku bertanya, "Mengapa
kamu bersembunyi?"

Ia menjawab, "Aku khawatir keberadaanku diketahui Rasulullah shalallahu
'alaihi wassallam, lalu beliau melarang aku ikut berjihad karena aku masih
kecil. Padahal aku ingin sekali ikut berjihad dan mati syahid."

Sebelum berangkat ke medan perang, Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam
memeriksa barisan pasukannya. Yang dikhawatirkan Umair pun terjadi. Beliau
menemukan Umair yang sedang bersembunyi di belakang barisan pasukan.
Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam. lalu melarang Umair untuk ikut
perang karena usianya yang masih muda dan badannya belum cukup kuat untuk
mengikuti peperangan. Beliau kemudian menyuruh Umiair kembali pulang ke
rumahnya.

Mendengar larangan Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam itu, Umair
menangis meraung-raung sehingga orang-orang di sekelilingnya terharu.

Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam pun ikut terharu. Akhirnya-beliau
mengizinkan Umair ikut bergabung bersama pasukan muslimin yang akan
berangkat ke Badar.

Umair sangat gembira. Ia pun diberi perlengkapan perang, yaitu sebilah
pedang panjang. Karena badan Umair yang kecil, pedang yang itu diikatkan
pada pinggangnya agar tidak menyentuh tanah. Berangkatlah Umair bersama
pasukan muslimin yang dipimpin oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam
ke Badar.

Terjadilah peperangan yang tidak seimbang karena jumlah pasukan musuh tiga
kali lebih banyak dibanding pasukan muslimin. Saat itu, tiga ratus orang
pasukan muslim harus menghadapi pasukan musyrikin yang berjumlah seribu
orang. Dengan izin Allah, perang Badar akhirnya dimenangkan oleh pasukan
muslimin. Umair, sang pahlawan cilik, mendapatkan apa yang diinginkannya. la
mati syahid terbunuh oleh pasukan musuh.

(Sumber : K.H. Abdullah Zaky Al-Kaaf, H.F. Rahadian . Kisah Perang Badar,
Bandung : CV Pustaka Setia, 2001)

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com <mailto:wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com <mailto:wanita-muslimah-unsubscribe%40yahoogroups.com>
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com <mailto:keluarga-sejahtera%40yahoogroups.com>
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com <mailto:majelismuda%40yahoogroups.com>

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment