Om istiaji bilang setara ya, oma sy kalo sy perhatikan meletakan Bapa di keningnya. Sedangkan putra/ruh manusia (menurut oma sy) dan roh kudus/malaikat di kiri kanan dadanya. Jelas2 tidak selevel/sederajat. Brarti kayaknya asbun :p
Wasalam
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message-----
From: "ma_suryawan" <ma_suryawan@yahoo.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Wed, 05 Jan 2011 12:40:10
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: [wanita-muslimah] Re: ABDUL MUIZ-MEILANY - HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL DAN TAHUN BARU
Pak Chodjim,
Sewaktu disalib, kaum Yahudi mencemoohkan Yesus dengan menaruh papan tertulis INRI di atas kepalanya, singkatan dari: "Iesvs Nazarenvs Rex Ivdaeorvm."
Latin uses "I" instead of the English "J", and "V" instead of "U" (i.e., Jesus Nazarenus Rex Judaeorum). The English translation is "Jesus of Nazareth, the King of the Jews."
Jadi, kata "Jesus" atau "Yesus" datangnya dari bahasa Latin.
Salam,
MAS
--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, "chodjim" <chodjim@...> wrote:
>
> Begini, daripada ribut-ribut tentang nama Isa secara ngawur, maka di bawah ini saya nukilkan Lukas 3:21 (Luqaa 3:21) dari Alkitab yang berbahasa Arab (yang ada di perpustakaan pribadi saya) yang diterbitkan oleh International Bible Society sebagai berikut:
>
> "Wa lammaa ta'ammada al-sya'bu jamii'aa ta'ammada yasuu'u."
>
> Dalam bahasa Inggris aslinya: "When all the people were being baptized, Jesus was baptized too."
>
> Terjemahan saya (chodjim):
> "Ketika semua orang dibaptis, maka Yesus (Yasu'u, ya'-sin-'ayn) pun dibaptis."
>
> Dari hasil ngobrol dengan teman-teman pendeta, dapat disimpulkan bahwa 'Isa adalah bahasa Arab Quraisy, Yasu' sebutan dalam bahasa Arab yang digunakan oleh orang-orang Kristiani Arab (di luar Arab Saudi), Jesus dalam bahasa Inggris. Kalau kita baca Serat Paramayoga yang dalam bahasa Jawa, Nabi Isa disebut Nabi Ngisa.
>
> Semoga kita dapat berdiskusi dengan benar, dan tidak asal bunyi.
>
> Wassalam,
>
> chodjim
>
>
> ----- Original Message -----
> From: istiaji sutopo
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Cc: ujung blangutama
> Sent: Wednesday, January 05, 2011 1:42 AM
> Subject: [wanita-muslimah] ABDUL MUIZ-MEILANY - HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL DAN TAHUN BARU
>
>
>
> Form WM dan Mas Abdul Muiz yang budiman,
> Terima kasih atas nasihatnya.
>
> Mas Istiaji Sutopo alias Ismail yth,
> Untuk lebih praktis difahami, inilah penjelasan kami :
>
> ( A ) ISTIAJI : Sedang dari pengetahuan kami menurut Hadits Nabi SAW maka
> nama Nabi
>
> Isa As ( Al Masih ) dirubah2 jadi Yesus
>
> ABDUL MU'IZ : Isa itu Bahasa Arab, kalau Bahasa Inggris ya dipanggil jesust
> lidah Indonesia ya menyebutnya yesus, sedangkan Al masih itu Bahasa Arab, kalau
> Bahasa Inggrisnya ya dipanggil christ, sedangkan lidah Indonesia ya menyebutnya
> kristus. Jadi siapa yang mengubah Isa menjadi Yesus ??
>
> ISTIAJI ( 2 ) : Isa itu dari bahasa Allah SWT, Yesus bukan asal kata dari "
> Isa " tetapi sebutan bahasa Inggrisnya dari " Yosua ". Dan " Christ " itu asal
> kata dari salib ( cross ) - sehingga Yesus Kristus itu adalah " Isa yang disalib
> ". Dan agamanya dirubah dari Islam menjadi agama Kristen ( dari kata2 Christ
> atau Cross ).
>
> ( B ) ISTIAJI : ada lagi Yesus, Roh Kudus dan Bapa yang disurga - atau
> Trinitas itu. Hanya
>
> bikin2an keempat Rasul palsu : Paulus, Yohanes, Markus dan Matheus - sehingga
> rekayasa sejarah itu amat dimurkai Allah SWT
>
> ABDUL MU'IZ : Dalam islam ada trinitas juga, yaitu Allah, Jibril dan Muhammad,
> siapa yang membikin ya ?
>
> ISTIAJI ( 2 ) : Dalam Islam tidak ada Trinitas ( tak ada tiga yang setara )
> karena Allah adalah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi. Jibril AS adalah utusan
> Allah ( Malaikat ) untuk penyampaian pada Rasul ( Muhammad SAW
> ) dan makhluk ciptaan Allah. Muhammad SAW adalah utusan Allah ( Manusia ) dan
> juga Makhluk ciptaan Allah,
>
> Allah SWT tidak setara dengan makhluk2nya yang dua : Jibril dan Muhammad SAW
> kedua2nya adalah makhluk ciptaann-Nya dan dijadikan suruhan-Nya. Sehingga nilai
> Tauhid Allah sangat tinggi - Maha Berdiri Sendiri. Sehingga tidak ada kelemahan
> setetespun ..
>
> Sedang dalam Kristen : Roh Kudus itu Tuhan, Bapa itu Tuhan dan Yesus itu Tuhan (
> anak Tuhan - atau Tuhan yang menjelma jadi manusia ).
>
> Jadi ke 3 nya dijadikan Tuhan semua ..sangat lemah sekali ....seperti yang
> bersekutu ... itulah yang dilarang Allah SWT.
>
> Wallahu a'lam bish shawwab / Wa'assalam / Ismail
>
>________________________________
> From: Abdul Muiz <muizof@...>
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, January 5, 2011 14:26:35
> Subject: Bls: [wanita-muslimah] MEILANY - HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL
> DAN TAHUN BARU
>
> Mas Istiaji Sutopo alias Ismail yth,
>
> ISTIAJI : Sedang dari pengetahuan kami menurut Hadits Nabi SAW maka nama Nabi
> Isa As ( Al Masih ) dirubah2 jadi Yesus
>
> ABDUL MU'IZ : Isa itu Bahasa Arab, kalau Bahasa Inggris ya dipanggil jesust
> lidah Indonesia ya menyebutnya yesus, sedangkan Al masih itu Bahasa Arab, kalau
> Bahasa Inggrisnya ya dipanggil christ, sedangkan lidah Indonesia ya menyebutnya
> kristus. Jadi siapa yang mengubah Isa menjadi Yesus ??
>
> ISTIAJI : ada lagi Roh Kudus dan Bapa yang disurga - atau Trinitas itu. Hanya
> bikin2an keempat Rasul palsu : Paulus, Yohanes, Markus dan Matheus - sehingga
> rekayasa sejarah itu amat dimurkai Allah SWT
>
> ABDUL MU'IZ : Dalam islam ada trinitas juga, yaitu Allah, Jibril dan Muhammad,
> siapa yang membikin ya ?
>
>________________________________
> Dari: istiaji sutopo <issutopo@...>
> Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Cc: ujung blangutama <ujungblangutama@...>
> Terkirim: Rab, 5 Januari, 2011 14:07:52
> Judul: Re: [wanita-muslimah] MEILANY - HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL
> DAN TAHUN BARU
>
> Assalaamu'alaikum wr. wb.
>
> Terima kasih, bagus sekali pertanyaannya, forum WM dan Meilany yang budiman Dan
> penjelasan kami sbb.
>
> 1. Natal itu intinya kelahiran Nabi yang dianggap anak Tuhan dan itu saja
> kenapa tidak boleh ucapkan selamat Natal dari seorang Islam, kelihatan masalah
> sepele tetapi fatal. Itu adalah masalah agama, bukan tradisi atau budaya. Kalau
> pesta perkawinan orang kristiani tidak apa, karena itu masalah dunia. Jadi Tuhan
>
> manusia memberikan Rahmat pada siapa saja didunia ini bila Dia kehendaki
> termasuk non muslim. Tapi Rahmat di akhirat bisa jadi azhab bila orang2 Islam
> mengucapkan selamat urusan agama ( akhirat ) Non Islam, karena orang2 yang
> bersifat aktif.
> Sedang orang Non Muslim ucapkan " selamat lebaran" pada orang2 Islam, ya tidak
> apa2 - Memang mereka tidak akui Islam, tapi disini masalah intern Islam sendiri
> karena kita bersifat pasif, tidak apa2 ...
>
> 2. Selamat Tahun baru, kita ucapkan selamat untuk kelahiran Nabi Isa AS. Lha
> wong memang Nabi Isa itu ada dan Nabinya umat Islam juga. Karena Islam itu
> diturunkan Tuhan sejak Nabi Adam AS..sebagai satu2nya agama yang diakui Tuhan
> manusia. Sedang dari pengetahuan kami menurut Hadits Nabi SAW maka nama Nabi Isa
>
> As ( Al Masih ) dirubah2 jadi Yesus, ada lagi Roh Kudus dan Bapa yang disurga -
> atau Trinitas itu. Hanya bikin2an keempat Rasul palsu : Paulus, Yohanes, Markus
> dan Matheus - sehingga rekayasa sejarah itu amat dimurkai Allah SWT ..
>
> Dan Tahun Baru juga untuk sesama manusia karena " pergantian tahun internasional
>
> " .. ya selamat demi sukdes didunia kan ? Gak apa2 .. Natal itu khusus
> peringatan agama Kristen, yang kalau tidak salah bukan kelahiran Nabi Isa AS
> tetapi sengaja dibikin2 dengan menyamakan kelahiran Nabi Isa As dengan ritual
> Orang2 Romawi untuk peringatan penyembahan Matahari .. apa lagi ? Musyriknya
> luar biasa ,,,
>
> Demikian agar bisa dibedakan antara Natal dan Tahun Baru Masehi .. Kami tidak
> tahu kalau dua2nya hari kelahiran seorang Nabi / Yesus ..apa bisa begitu ?
>
> Wallahu a'laam bish shawwab / ISMAIL
>
>________________________________
> From: L.Meilany <wpamungk@...>
> To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Sent: Tuesday, January 4, 2011 19:36:46
> Subject: Re: [wanita-muslimah] MEILANY - HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL
> DAN TAHUN BARU
>
> Pak IS,
> Alaikumsalam,
> 1. Dari tulisan bapak yg sangat panjang kesimpulannya yg saya cerna adalah.
> Tidak boleh mengucapkan selamat merayakan natal karena berarti mengakui
> kelahiran Tuhan.
> Bagaimana kalo kita mengucapkan selamat karena ikut bersenang merayakan pesta
> orang kristiani?
> Bukan merupakan pengakuan/ritus agama tapi bagian dari memahami tradisi/budaya
> kristiani.
>
> Bukankah lebaran, bikin ketupat ,masak opor ayam, mudik juga bukan merupakan
> ajaran islam.
> Itu kan juga bagian tradisi umat islam indonesia.
> Jadi kalo orang non islam menyampaikan 'selamat lebaran' apakah artinya ia
> mengakui islam.
> Tidaklah yaow.
>
> 2. Jadi kalo ucapan selamat natal gak boleh, mengapa selamat tahun baru boleh?
> Nggak konsisten tuh.
> Bukankah justru tahun baru masehi itu berdasarkan kelahiran Nabi Isa.
> Jadi, sebenernya mengucapkan selamat tahun baru 1 januari juga artinya
> mengucapkan selamat natal.
>
> salam,
> l.meilany
>
> 2010/12/31 istiaji sutopo <issutopo@...>
>
> >
> >
> > Apa kahabar Meilany dan form WM yang budiman ?
> > Assalaamu'alaikum wr. wb ..SELAMAT TAHUN BARU 2011 MASEHI, semoga sukses
> > selalu..
> >
> > Yaa ... soal Natalan ini ..terserah keimanan masing2 - tetapi iman yang
> > benar
> > ... sesungguhnya tidak boleh setitikpun ucapan kata2 " selamat " apalagi
> > ikut2an
> > merayakan .. karena " selamat " itu adalah satu dari " As ma'ul Husna milik
> >
> > Allah SWT... " - kata2 selamat berarti ikrar ( do'a ) agar orang2 Kristen
> > itu
> > selamat ..ya kita juga kasihan masa ucapkan selamat nggak boleh sesama
> > manuisa,
> > apa boleh buat .. kita lebih takut Allah SWT ....
> >
> > Tetapi itulah dosa syirik yang tidak akan diampuni Allah SWT dan keyakinan
> > Tauhid bahwa karena Allah SWT tidak pernah merasa punya anak yang selalu
> > didengungkan orang2 Kristen yang salah kaprah itu ... kemurkaan Allah SWT
> > sangat
> > luar biasa ketika orang2 Yahudi mengikrarkan bahwa Nabi Isa As anak Tuhan
> > ..
> > Bahkan menurut Al Qur'an ... gunung2 bisa runtuh, bumi bisa pecah dan
> > langit
> > bisa jatuh, saking murka Allah SWT luar biasa .. Hanay Rahmat Allah SWT
> > masih
> > meliputi umat manusia ... dan kita semua ditunggu diakhirat saja kelak ..
> >
> > Jadi kita jangan main2, kalau sudah menyangkut dosa syirik ..yang banyak
> > umat
> > Islam sendiri tidak mau menyadarinya sekarang ini ...sebagai bagian dari
> > rancangan jangka panjang Zionisme sejak Muatpha Kemal Pasha tahun 1924 -
> > berhasil meliberalisasikan sebagian umat Islam. Termasuk PKS dll ..sudah
> > agak
> > liberal ..karena mereka bukan beramal karena Allah SWT tetapi agar dapat
> > dukungan manusia pada partainya dengan solidaritas padahal sudah
> > membelakangi
> > Tuhan mereka Na'uudzubillah .. Dan itu juga sudah dosa syirik kecil yang
> > namanya
> > Ri'yaa ..yaitu amalan yang bukan karena Allah SWT .. tetapi amalan karena
> > sebab
> > minta simpati atau pujian manusia lainnya .. dosa besar juga .. !!
> >
> > Tahun baru? Itu karena ulang tahun Kalender Masehi dan dekat dengan
> > perkiraan
> > kelahiran Nabi Isa As nabi umat Islam juga kan ..tetapi bukan anak Tuhan
> > dan
> > Tahun Masehi sudah terlanjur dijadikan kalender Internasional ..ya selamat
> > untuk
> > sukses dunia, nggak apa2 Tidak ada dosa syirik yang kita takuti pula ..
> >
> > Perhatikan ayat2 suci Al Qur'an ini ..
> >
> > QS. ( 019 ) MARYAM AYAT ( 027 - 036 )
> >
> >
> > Ù�ÙŽأÙŽتÙŽتÙ' بÙ�Ù‡Ù� Ù‚ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽهÙŽا تÙŽØÙ'Ù…Ù�Ù„Ù�Ù‡Ù� Ù‚ÙŽالÙ�Ùˆا ÙÅ ÙŽا Ù…ÙŽرÙ'ÙÅ ÙŽمÙ� Ù„ÙŽقÙŽدÙ' جÙ�ئÙ'تÙ�
> > Ø´ÙŽÙÅ Ù'ئاً
> > Ù�ÙŽرÙ�ÙÅ Ù`اً
> > ÙÅ ÙŽا Ø£Ù�Ø®Ù'تÙŽ Ù‡ÙŽارÙ�ÙˆنÙŽ Ù…ÙŽا ÙÆ’ÙŽانÙŽ Ø£ÙŽبÙ�ÙË†ÙÆ’Ù� امÙ'رÙŽأÙŽ سÙŽÙˆÙ'Ø¡Ù� ÙˆÙŽمÙŽا ÙÆ’ÙŽانÙŽتÙ' Ø£Ù�Ù…Ù`Ù�ÙÆ’Ù�
> > بÙŽغÙ�ÙÅ Ù`اً
> > Ù�ÙŽأÙŽشÙŽارÙŽتÙ' Ø¥Ù�Ù„ÙŽÙÅ Ù'Ù‡Ù� Ù‚ÙŽالÙ�Ùˆا ÙÆ’ÙŽÙÅ Ù'Ù�ÙŽ Ù†Ù�ÙÆ’ÙŽلÙ`Ù�Ù…Ù� Ù…ÙŽن ÙÆ’ÙŽانÙŽ Ù�Ù�ÙŠالÙ'Ù…ÙŽهÙ'دÙ�
> > صÙŽبÙ�ÙÅ Ù`اً
> >
> > Ù‚ÙŽالÙŽ Ø¥Ù�Ù†Ù`Ù�ÙŠعÙŽبÙ'دÙ� اللÙ`ÙŽهÙ� آتÙŽانÙ�ÙÅ ÙŽ الÙ'ÙÆ’Ù�تÙŽابÙŽ ÙˆÙŽجÙŽعÙŽلÙŽنÙ�ÙÅ Ù†ÙŽبÙ�ÙÅ Ù`اً
> > ÙˆÙŽجÙŽعÙŽلÙŽنÙ�ÙÅ Ù…Ù�بÙŽارÙÅ½ÙÆ’اً Ø£ÙŽÙÅ Ù'Ù†ÙŽ Ù…ÙŽا ÙÆ’Ù�نتÙ� ÙˆÙŽأÙŽÙˆÙ'صÙŽانÙ�ÙŠبÙ�الصÙ`ÙŽلÙŽاةÙ�
> > ÙˆÙŽالزÙ`ÙÅ½ÙÆ’ÙŽاةÙ�
> > Ù…ÙŽا دÙ�Ù…Ù'تÙ� ØÙŽÙÅ Ù`اً
> >
> > ÙˆÙŽالسÙ`ÙŽلÙŽامÙ� عÙŽلÙŽÙÅ Ù`ÙŽ ÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽ ÙˆÙ�Ù„Ù�دتÙ`Ù� ÙˆÙŽÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽ Ø£ÙŽمÙ�ÙˆتÙ� ÙˆÙŽÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽ Ø£Ù�بÙ'عÙŽثÙ�
> > ØÙŽÙÅ Ù`اً
> >
> > ذÙŽلÙ�ÙÆ’ÙŽ عÙ�ÙŠسÙŽى ابÙ'Ù†Ù� Ù…ÙŽرÙ'ÙÅ ÙŽمÙŽ Ù‚ÙŽÙˆÙ'Ù„ÙŽ الÙ'ØÙŽقÙ`Ù� الÙ`ÙŽذÙ�ÙÅ Ù�Ù�ÙÅ Ù‡Ù� ÙÅ ÙŽمÙ'تÙŽرÙ�ÙˆنÙŽ
> > Ù…ÙŽا ÙÆ’ÙŽانÙŽ Ù„Ù�Ù„Ù`ÙŽهÙ� Ø£ÙŽن ÙÅ ÙŽتÙ`ÙŽخÙ�ذÙŽ Ù…Ù�Ù† ÙˆÙŽلÙŽدÙ� سÙ�بÙ'ØÙŽانÙŽهÙ� Ø¥Ù�ذÙŽا Ù‚ÙŽضÙŽى Ø£ÙŽمÙ'راً
> > Ù�ÙŽإÙ�Ù†Ù`ÙŽمÙŽا ÙÅ ÙŽقÙ�ÙˆلÙ� Ù„ÙŽهÙ� ÙÆ’Ù�Ù† Ù�ÙŽÙÅ ÙÅ½ÙÆ’Ù�ÙˆنÙ�
> > ÙˆÙŽإÙ�Ù†Ù`ÙŽ اللÙ`ÙŽهÙŽ رÙŽبÙ`Ù�ÙÅ ÙˆÙŽرÙŽبÙ`Ù�ÙÆ’Ù�Ù…Ù' Ù�ÙŽاعÙ'بÙ�دÙ�ÙˆهÙ� Ù‡ÙŽذÙŽا صÙ�رÙŽاطÙÅ’ Ù…Ù`Ù�سÙ'تÙŽقÙ�ÙÅ Ù…ÙÅ’
> >
> > 027 FA ATAT BIHII QAUMAHAA TAHMILUH. QAALUU YAA MARYAMU LAQAD JI’TI
> > SYAI’AN FARIYAA.
> > 028 YAA UKHTA HARUUNA MAA KAANA ABUUKIMRA’A SAU’IW WA MAA KAANAT UMMUKI
> > BAGHIYYAA.
> >
> > 029 FA ASYAARAT ILAIH. QAALUU KAIFA NUKALLIMU MAN KAANA FIL MAHDI
> > SHABIYYAA.
> > 030 QAALA INNII ABDULLAAH, AATAANIYAL KITAABA WA JA’ALANII NABIYYAA.
> > 031 WA JA’ALANII MUBAARAKAN AINA MAA KUNTU. WA AUSHAANII BI SHALAATI WAZ
> > ZAKAATI MAA DUMTU HAYYAA.
> > 032 WA BARRAM BI WAALIDATII. WA LAM YAJ’ALNII JABBAARAN SYAQIYYAA.
> > 033 WAS SALAAMU ‘ALAYYA YAUMA WULIDTTU WA YAUMA AMUUTU WA YAUMA UB’ASYU
> > HAYYAA.
> > 034 DZAALIKA ‘IISABNU MARYAM. QAULAL HAQQIL LADZZII FIIHI YAMTARUUN.
> > 035 MAA KAANA LILLAAHI AY YATTAJIDZA MIW WALADIN SUBHAANAH. IDZAA QADHAA
> > AMRAAN FA INNAMAA YAQUULU LAHUU â€Å“ KUN FA YAKUUN â€Å“.
> > 036 WA INNALLAAHA RABBII WA RABBUKUM FA’BUDUUH. HADZAA SHIRAATHUM
> > MUSTAQIIM.
> >
> >
> > artinya :
> >
> > 027. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya.
> > Kaumnya berkata : â€Å“ Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu
> > yang
> > amat mungkar â€Å“.
> > 028. â€Å“ Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang
> > yang
> > jahat dan ibumu bukanlah seorang pezina â€Å“.
> > 029. Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata : â€Å“ Bagaimana kami
> >
> > akan berbicara dengan anak kecil didalam ayunan ? â€Å“.
> > 030. Berkata Isa : â€Å“ Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberiku Al
> > Kitab ( Injil ) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi.
> > 031. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati dimana saja aku berada.
> > Dan Dia memerintahkan kepadaku ( mendirikan ) Shalat dan ( menunaikan )
> > zakat
> > selama aku hidup ( ber-Tauhid Islam ).
> > 032. Dan berbakti pada ibuku. Dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang
> > sombong lagi celaka.
> > 033. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku
> > dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup
> > kembali
> > â€Å“.
> > 034. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang
> > mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
> > 035. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak. Maha Suci Dia. Apabila Dia
> > telah
> > menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya : â€Å“ jadilah â€Å“, maka
> > jadilah
> > ia ( kun fayakuun ).
> > 036. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh
> >
> > kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.
> >
> >
> >
> >
> > QS. ( 019 ) MARYAM AYAT ( 037 - 040 )
> >
> > Ù�ÙŽاخÙ'تÙŽلÙŽÙ�ÙŽ الÙ'Ø£ÙŽØÙ'زÙŽابÙ� Ù…Ù�Ù† بÙŽÙÅ Ù'Ù†Ù�Ù‡Ù�Ù…Ù' Ù�ÙŽÙˆÙŽÙÅ Ù'Ù„ÙÅ’ Ù„Ù`Ù�Ù„Ù`ÙŽذÙ�ÙÅ Ù†ÙŽ ÙÆ’ÙŽÙ�ÙŽرÙ�Ùˆا Ù…Ù�Ù†
> > Ù…Ù`ÙŽشÙ'Ù‡ÙŽدÙ� ÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…Ù� عÙŽظÙ�ÙÅ Ù…Ù�
> > Ø£ÙŽسÙ'Ù…Ù�عÙ' بÙ�Ù‡Ù�Ù…Ù' ÙˆÙŽأÙŽبÙ'صÙ�رÙ' ÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽ ÙÅ ÙŽأÙ'تÙ�ÙˆنÙŽنÙŽا Ù„ÙÅ½ÙÆ’Ù�Ù†Ù� الظÙ`ÙŽالÙ�Ù…Ù�ÙˆنÙŽ
> > الÙ'ÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽ
> > Ù�Ù�ÙŠضÙŽلÙŽالÙ� Ù…Ù`Ù�بÙ�ÙÅ Ù†Ù�
> > ÙˆÙŽأÙŽنذÙ�رÙ'Ù‡Ù�Ù…Ù' ÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽ الÙ'ØÙŽسÙ'رÙŽةÙ� Ø¥Ù�ذÙ' Ù‚Ù�ضÙ�ÙÅ ÙŽ الÙ'Ø£ÙŽمÙ'رÙ� ÙˆÙŽهÙ�Ù…Ù' Ù�Ù�ÙŠغÙŽÙ�Ù'Ù„ÙŽةÙ�
> > ÙˆÙŽهÙ�Ù…Ù' Ù„ÙŽا ÙÅ Ù�ؤÙ'Ù…Ù�Ù†Ù�ÙˆنÙŽ
> > Ø¥Ù�Ù†Ù`ÙŽا Ù†ÙŽØÙ'Ù†Ù� Ù†ÙŽرÙ�Ø«Ù� الÙ'Ø£ÙŽرÙ'ضÙŽ ÙˆÙŽمÙŽنÙ' عÙŽلÙŽÙÅ Ù'Ù‡ÙŽا ÙˆÙŽإÙ�Ù„ÙŽÙÅ Ù'Ù†ÙŽا ÙÅ Ù�رÙ'جÙŽعÙ�ÙˆنÙŽ
> >
> > 037 FAKHTALAFAL AHZAABU MIM BAINIHIM. FA WAILUL LIL LADZIINA KAFARUU MIM
> > MASYHADI YAUMIN ‘AZHIIM.
> > 038 ASMI’ BIHIM WA ABSHIR. YAUMA YA’TUUNANAA LAAKINIZH ZHAALIMUUNAL YAUMA
> > FII DHALALLIM MUBIIN.
> > 039 WA ANDZIRHUM YAUMAL HASRATI IDZ QUDHIYAL AMR. WAHUM FII GHAFLATIW
> > WAHUM LAA YU’MINUUN.
> > 040 INNA NAHNU NARITSUL ARDHA WA MAN ‘ALAIHAA WA ILAINAA YURJA’UUN.
> >
> >
> >
> > artinya :
> >
> > 037. Maka berselisihlah golongan-golongan ( yang ada : Yahudi ) diantara
> > mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan
> > hari
> > yang besar ( Kiamat ).
> > 038. Alangkah terangnya pendengaran mereka alangkah tajamnya penglihatan
> > mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tapi orang-orang yang zhalim
> > pada
> > hari ini ( didunia ) berada dalam kesesatan yang nyata.
> > 039. Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, ( yaitu )
> > ketika
> > segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (
> > pula
> > ) beriman.
> > 040. Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang diatasnya
> > dan hanya kepada Kami-lah mereka dikembalikan.
> >
> >
> >
> >
> >
> > QS. ( 019 ) MARYAM AYAT ( 088 - 095 )
> >
> >
> > ÙˆÙŽقÙŽالÙ�Ùˆا اتÙ`ÙŽخÙŽذÙŽ الرÙ`ÙŽØÙ'Ù…ÙŽنÙ� ÙˆÙŽلÙŽداً
> > Ù„ÙŽقÙŽدÙ' جÙ�ئÙ'تÙ�Ù…Ù' Ø´ÙŽÙÅ Ù'ئاً Ø¥Ù�دÙ`اً
> > تÙÅ½ÙÆ’ÙŽادÙ� السÙ`ÙŽمÙŽاÙˆÙŽاتÙ� ÙÅ ÙŽتÙŽÙ�ÙŽطÙ`ÙŽرÙ'Ù†ÙŽ Ù…Ù�Ù†Ù'Ù‡Ù� ÙˆÙŽتÙŽنشÙŽقÙ`Ù� الÙ'Ø£ÙŽرÙ'ضÙ� ÙˆÙŽتÙŽخÙ�رÙ`Ù�
> > الÙ'جÙ�بÙŽالÙ� Ù‡ÙŽدÙ`اً
> > Ø£ÙŽن دÙŽعÙŽÙˆÙ'ا Ù„Ù�لرÙ`ÙŽØÙ'Ù…ÙŽنÙ� ÙˆÙŽلÙŽداً
> > ÙˆÙŽمÙŽا ÙÅ ÙŽنبÙŽغÙ�ÙÅ Ù„Ù�لرÙ`ÙŽØÙ'Ù…ÙŽنÙ� Ø£ÙŽن ÙÅ ÙŽتÙ`ÙŽخÙ�ذÙŽ ÙˆÙŽلÙŽداً
> > Ø¥Ù�Ù† ÙÆ’Ù�Ù„Ù`Ù� Ù…ÙŽن Ù�Ù�ÙŠالسÙ`ÙŽمÙŽاÙˆÙŽاتÙ� ÙˆÙŽالÙ'Ø£ÙŽرÙ'ضÙ� Ø¥Ù�Ù„Ù`ÙŽا آتÙ�ÙŠالرÙ`ÙŽØÙ'Ù…ÙŽنÙ� عÙŽبÙ'داً
> >
> > Ù„ÙŽقÙŽدÙ' Ø£ÙŽØÙ'صÙŽاهÙ�Ù…Ù' ÙˆÙŽعÙŽدÙ`ÙŽهÙ�Ù…Ù' عÙŽدÙ`اً
> > ÙˆÙÅ½ÙÆ’Ù�Ù„Ù`Ù�Ù‡Ù�Ù…Ù' آتÙ�ÙÅ Ù‡Ù� ÙÅ ÙŽÙˆÙ'Ù…ÙŽ الÙ'Ù‚Ù�ÙÅ ÙŽامÙŽةÙ� Ù�ÙŽرÙ'داً
> >
> > 088 WA QAALUUT TAKHADZAR RAMAANU WALADAA.
> > 089 LAQAD JI’TUM SYAI’AN IDZDZAA.
> > 090 TAKAADUS SAMAAWAATU YATAFADHARNA MINHU WA TANSYAQUL ARDHU WA TAKHZUL
> > JIBAALU HADZAA
> > 091 AN DA’AULIR RAHMAANI WALADAA.
> > 092 WAMAA YAMBAGHII LIRRAHAMAANI AYYATTAKHIDZA WALADAA
> > 093 IN KULLU MAN FIIS SAMAAWAATI WAL ARDHI ILLAA AATIR RAHMAANI ‘ABDAA
> > 094 LAQAD AHSHAAHUM WA ADDAHUM ‘ADDAA.
> > 095 WA KULLUHUM AATIIHI YAUMAL QIYAAMATI FARDAA.
> >
> > artinya :
> >
> > 088. Dan mereka berkata : â€Å“ Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil ( mempunyai )
> >
> > anak â€Å“.
> > 089. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat
> > munkar.
> > 090. Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu dan bumi belah dan
> > gunung-
> > gunung runtuh ( akibat kemurkaan Allah yang amat sangat murka )
> > 91. kerena mereka menda’wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai
> > anak.
> > 92. Dan tidak layak Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil ( mempunyai )
> > anak.
> >
> > 93. Tidak ada seorangpun dilangit dan dibumi, kecuali akan datang
> > kepada Tuhan Yang Maha Pemurah ( sebagai ) seorang hamba ( semata-mata ).
> >
> >
> > Perhatikan ayat-ayat diatas Meilany, .... betapa sangat, amat murkanya
> > Allah
> > swt. ketika sesuatu umat mengatakan Yesus ( Nabi Isa as ) adalah anak
> > Tuhan,
> > siapa yang tidak segera bertaubat dan masuk Islam, maka habislah perkara
> > mereka
> > di Neraka yang paling dalam .. a’uudzubillah min dzaliik ..
> > Wallahu a'alam / Wa'assalam / ISMAIL
> >
> >________________________________
> > From: "wpamungk@... <wpamungk%40centrin.net.id>" <
> > wpamungk@... <wpamungk%40centrin.net.id>>
> > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> > Cc: ujung blangutama <ujungblangutama@...<ujungblangutama%40gmail.com>
> > >
> > Sent: Tuesday, December 28, 2010 19:58:05
> > Subject: Re: [wanita-muslimah] ABDUL MUIZ - HUKUM TURUT SERTA DALAM
> > PERAYAAN NATAL DAN TAHUN BARU
> >
> > Natal itu kan artinya 'kelahiran'.
> > Setahu saya yg diajarkan guru agama dulu waktu sekolah adalah tidak boleh
> > ikut ibadah natalan, karena dikuatirkan akan terpengaruh. Tapi kalo ikut
> > merayakan, menyampaikan ucapan selamat ya gak pa-pa, kan gak mempengaruhi
> > iman kita. Seperti halnya kalo orang kristen mengucapkan selamat lebaran,
> > apa berari mengakui islam, tidaklah yaow. Mereka hanya memberikan selamat
> > 'merayakan'.
> > Perayaan natal kemarin gubernur jabar yg PKS juga berkunjung ke gereja
> > setelah misa selesai.
> >
> > Kalo gak mau ikutan merayakan natal, mengapa Pak IS menganjurkan memberi
> > ucapan selamat tahun baru 1 januari? 1 januari kan juga hari natal, begitu
> > juga tanggal 6 januari bagi umat kristen di rusia.
> > Setahu saya umat kristen HKBP merayakan 'natal' itu pada malam 1 januari.
> >
> > Salam,
> > l.meilany
> >
> > Forum WM dan Mas Abdul Muiz yang budiman ..jangan katakan sebagai " sikap
> > saya "
> > .. itu adalah nasihat saya berdasarkan syari'at Islam ..bukan maunya saya
> > lho da
> > bukannya maunya orang2 Arab Saudi .. mereka benar ketat dalam menjaga yang
> > diharamkan Allah SWT ....
> >
> > Silakan cek ke KH Zainuddin MZ, Aa Gym .. Ustad Jeffry Bukhari .. KH
> > Arifin
> > Ilham .. KH Yusuf Mansyur .. ..bahkan Menag Suryadarnma Ali ..- Mereka2
> > kan
> > yang sama2 mungkin kita kenal itu .. Apa nasihat beliau2 ? Insya Allah
> > tidak
> > jauh beda dari apa2 yang saya sampaikan .. Apakah mereka akan datang jika
> > diundang ke perayaan Natal ..? Jadi bukan mau mengecilkan Umat Kristen,
> > yang
> > memang luar biasa banyaknya itu - kasian juga ya .... tetapi kami takut
> > Allah
> > SWT , lebih dari takut pada apapun juga .. Kami lebih taat pada mejnauhi
> > larangan-Nya .. Bukankah kita ingin bertaqwa ..?
> >
> > Kalau mau ucapkan selamat pada semua umat, ya itu saja SELAMAT TAHUN BARU
> > 2011
> > .. semoga sukses ..
> >
> > Kita wajib memaklumi golongan2 dengan ciri2 yang ditulis dalam al Qur'an
> > itu
> > jelas .. karena hanya ada satu2nya agama yang diakui Tuhan manusia yaitu
> > Islam
> >
> > Bahkan Islam diturunkan sejak nabi Adam AS, ..sampai ke Ibrahim AS ..
> > sampai ke
> > Musa AS ..sampai ke Isa AS ..dan terakir Muhammad SAW, dengan Islam yang
> > disempurnakan ... semuanya membawakan agama Islam Tauhid .. Tuhan yang
> > Maha Esa
> > ... Allah SWT ..
> >
> > Tidak ada yang namanya Tuhan Yesus ..Bapa yang di Sorga .. Sungguh aneh
> > masa
> > Tuhan dibilang Bapa ..bagaimana sih ..? Mohon maaf ..
> >
> > Wallahu a'lam bish shawwab / Wa'assalaam / ISMAIL
> >
> >________________________________
> > From: Abdul Muiz <muizof@... <muizof%40yahoo.com>>
> > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> > Sent: Wednesday, December 22, 2010 14:47:58
> > Subject: Bls: Bls: [wanita-muslimah] HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN
> > NATAL DAN
> > TAHUN BARU
> >
> > Mas istiaji juga betul, maksudnya sikap Anda cocok diterapkan di bumi
> > Saudi
> > Arabiyah saja. :)
> >
> >________________________________
> > Dari: istiaji sutopo <issutopo@... <issutopo%40yahoo.com>>
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> > Cc: ujung blangutama <ujungblangutama@...<ujungblangutama%40gmail.com>
> > >
> > Terkirim: Rab, 22 Desember, 2010 14:25:24
> > Judul: Re: Bls: [wanita-muslimah] HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL
> > DAN
> > TAHUN BARU
> >
> > Betul pak Muiz dan Pak Yudi ..,
> >
> > Tapi jangan sekali2 datang khusus ke perayaan natal ..apalagi coba2
> > mengucapkan
> > selamat pada umat mereka ..
> >
> > Kata2 " selamat " ini sepele tapi amat besar disisi Allah SWT..
> >
> > Karena " selamat " itu milik Allah SWST ..yaitu salah satu nama2 Allah SWT
> > :
> > Asma'ul Husna : As Salaam ... berarti yang menyelamatkan ..
> >
> > Kalau kita " ucapkan selamat " pada perayaan Natal berarti sudah "
> > mendo'akan
> > orang2 Kristen yang kafir dihadapan Allah SWT ..karena telah
> > mempersekutukan
> > Tuhan ( dosa syitik ) " .. Dan ini sudah suatu kekeliruan yang sangat
> > besar pada
> >
> > orang2 yang berdo'a untuk orang2 yang berdosa Syirik !!
> >
> > Nabi Muhammad SAW hanya mengjormati jenazah lewat ..tidak antar kekubur
> > ..apalagi ucapkan sesuatu katapun .. beliau menghormati dengan berdiri ..
> > itu
> > boleh2 saja ..bahkan kata2 diucapkan hanya satu saja ... " Inna lillaahi
> > wa Inna
> >
> > ilaihi raji'uun " ..karena yang mati meski kafir juga milik Allah SWT. dan
> > kembali pada Allah SWT.
> >
> > Khususnya tahun baru Masehi .. itu bukan semata2 hari raya umat Nasrani
> > dan
> > Yahudi .. Umat Islam juga boleh merayakan dengan bersyukur atas datangnya
> > hari
> > kelahiran Nabi Isa AS binti Maryam RA. Karena Nabi Isa AS ada hikayatnya
> > dalam
> > Al Qur'an ..
> >
> > Memang perayaan Tahun Baru Masehi caranya beda ....
> >
> > Kalau umat Nasrani perayaan dengan pesta kembang api besar2an, hura2,
> > dansa-dansi, bercium2an bahkan saking girangnya mereka berhubungan sex
> > bebas
> > ..makan minum bir wiskhey yang haram .. tepat jam 12 malam ..
> > Na'uudzubillah min
> >
> > dzaliik ..benar2 akan jadi laknatullah bagi mereka ..
> >
> > Tetapi orang2 Mukmin seyogyanya : duduk berjamaah dimasjid2 ..tafakur,
> > bersyukur, berdzilkir dan berdoa .. tidak boleh berhura2 ..lho ...
> >
> > Wallahu a'laam bish shawwab / Wa'assalaam / ISMAIL
> >
> >________________________________
> > From: Abdul Muiz <muizof@... <muizof%40yahoo.com>>
> > To: wanita-muslimah@yahoogroups.com <wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> > Sent: Wednesday, December 22, 2010 8:32:34
> > Subject: Bls: [wanita-muslimah] HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL DAN
> > TAHUN
> >
> > BARU
> >
> > Mas Yudi cobalah bersikap kritis, sehingga ketika merujuk suatu pendapat
> > tidak
> > hanya taklid buta (tanpa reasoning). Syekh Abdul Aziz bin Baz adalah orang
> > alim
> > dan kredible di bidang agama, tetapi jangan sampai kehilangan daya kritis,
> > fatwa
> >
> > atau pendapat seseorang amat dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan kondisi
> > lingkungan yang dialami ybs. Coba simak biografi Syekh Abdul Aziz bin Baz
> > di
> > link ini http://id.wikipedia.org/wiki/Abdul_Aziz_bin_Abdullah_bin_Baz
> > mungkin pendapat atau fatwa Syekh Abdul Aziz bin Baz cocok untuk umat
> > islam di
> > arab saudi tempat lahir, dibesarkan dan wafat di sono. Kondisi Indonesia
> > jauh
> > berbeda dengan kultur masyarakat arab saudi yang relatif homogen. Coba
> > simak
> > sejarah Imam Madhzhab Syafi'i ketika mengamati kehidupan masyarakat Irak
> > beliau
> > mengeluarkan fatwa keagamaan yang sesuai dengan kultur Iraq, tetapi begitu
> > beliau mengamati kehidupan masyarakat Mesir, beliau mengeluarkan fatwa
> > yang
> > berbeda untuk masalah yang sama.
> >
> > Partisipasi dalam perayaan natal bagi umat islam memang tidak perlu,
> > tetapi
> > kalau hanya sekedar mengucapkan greeting ya tidak apa-apa. Sama seperti
> > halnya
> > ketika Rasulullah berdiri memberikan hormat pada iring-iringan jenazah
> > orang
> > kafir (yahudi) yang melintas di hadapan beliau, meskipun tanpa mengucapkan
> > sesuatu turut belasungkawa tetapi sikap beliau sesuai dengan prinsip
> > akhlaqul
> > karimah di bidang hablun minannaas.
> >
> > Wassalam
> > Abdul Mu'iz
> >
> >________________________________
> > Dari: Yudi Yuliyadi <yudi@... <yudi%40geoindo.com>>
> > Kepada: wanita-muslimah@yahoogroups.com<wanita-muslimah%40yahoogroups.com>
> > Terkirim: Rab, 22 Desember, 2010 08:15:26
> > Judul: [wanita-muslimah] HUKUM TURUT SERTA DALAM PERAYAAN NATAL DAN TAHUN
> > BARU
> >
> > Sangat disesalkan, banyak kaum muslimin yang ternyata ikut-ikutan
> > gembira dan ikut-ikutan merayakan hari raya/hari besar kaum kafir. Di
> > antara adalah perayaan Natal dan Tahun Baru. Yang lebih parah adalah
> > Tahun Baru, karena banyak dari kaum muslimin yang tidak mengerti bahwa
> > itu termasuk perayaan/hari besar orang-orang kafir. Mereka beralasan
> > bahwa Tahun Baru bersifat universal. Di samping tidak sedikit dari kaum
> > muslimin yang ikut meramaikan perayaan Natal, atau sekadar membantu
> > tetangganya yang beragama kristen untuk merayakan Natal, berupa turut
> > membantu memasak, hadir dalam undangan Natal, turut mengucapkan selamat,
> > dll. Ini semua termasuk turut andil dalam perayaan hari besar agama
> > kafir.
> >
> > Semestinya seorang muslim menimbang segala ucapan dan
> > perbuatannya dengan timbangan syari’at Allah. Bagaimana Islam mengatur
> > hubungan dengan orang-orang kafir. Apakah boleh turut andil atau turut
> > kerja sama, atau sekadar ikut meramaikan acara perayaan orang-orang
> > kafir? Termasuk bolehkah ikut meramaikan atau ikut-ikutan senang dengan
> > perayaan Natal dan Tahun Baru?
> >
> > Berikut penjelasan seorang ‘ulama
> > besar international, Asy-Syaikh Al-’Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin Baz
> > rahimahullah, Mufti Besar Kerajaan Saudi Arabia (kini telah wafat).
> >
> > Ø³Ù…Ø§ØØ©
> > الإمام الÙˆالد عبد العزÙŠز بن عبد الله بن
> > باز : لا ÙŠجÙˆز للمسلم Ùˆلا
> > للمسلمة Ù…Ø´Ø§Ø±ÙÆ’Ø© النصارى ØÅ’ أو الÙŠهود ØÅ’ أو
> > غÙŠرهم من Ø§Ù„ÙÆ’Ù�رة Ù�ÙŠأعÙŠادهم ØÅ’ بل
> > ÙŠجب ØªØ±ÙÆ’ Ø°Ù„ÙÆ’ Ø› لأن من تشبه بقÙˆم Ù�هو منهم ØÅ’
> > ÙˆالرسÙˆل - صلى الله علÙÅ Ù‡ Ùˆسلم -
> > ØØ°Ø±Ù†Ø§ من مشابهتهم Ùˆالتخلق بأخلاقهم ØÅ’
> > Ù�على المؤمن Ùˆعلى المؤمنة Ø§Ù„ØØ°Ø± من
> > Ø°Ù„ÙÆ’ ØÅ’ Ùˆأن لا ÙŠساعد Ù�ÙŠإقامة هذه الأعÙŠاد
> > بأÙÅ Ø´ÙÅ Ø¡ Ø› لأنها أعÙŠاد مخالÙ�Ø©
> > لشرع الله ØÅ’ ويقيمها أعداء الله Ø› Ù�لا ÙŠجÙˆز
> > Ø§Ù„Ø§Ø´ØªØ±Ø§ÙÆ’ Ù�ÙŠها ØÅ’ Ùˆلا التعاÙˆن مع
> > أهلها ØÅ’ Ùˆلا مساعدتهم بأÙÅ Ø´ÙÅ Ø¡ ØÅ’ لا بالشاÙÅ
> > ØÅ’ Ùˆلا بالقهÙˆة ØÅ’ Ùˆلا بأÙÅ Ø´ÙÅ Ø¡ من
> > الأمÙˆر ÙÆ’الأÙˆانÙÅ ØÅ’ ÙˆنØÙˆها . ÙˆأÙŠضًا ÙŠقول
> > الله Ø³Ø¨ØØ§Ù†Ù‡ : ï´¿ ÙˆÙŽتÙŽعÙŽاÙˆÙŽنÙ�ÙˆاÙ'
> > عÙŽلÙŽى الÙ'برÙ`Ù� ÙˆÙŽالتÙ`ÙŽقÙ'ÙˆÙŽى ÙˆÙŽلاÙŽ
> > تÙŽعÙŽاÙˆÙŽنÙ�ÙˆاÙ' عÙŽلÙŽى الإÙ�Ø«Ù'Ù…Ù�
> > ÙˆÙŽالÙ'عÙ�دÙ'ÙˆÙŽانÙ� ï´¾ . [ المائدة : 2 ] .
> >
> > Ù�Ø§Ù„Ù…Ø´Ø§Ø±ÙÆ’Ø© مع Ø§Ù„ÙÆ’Ù�رة Ù�ÙŠأعÙŠادهم نوع من
> > التعاÙˆن على الإثم ÙˆالعدÙˆان ØÅ’ Ù�الÙˆاجب على
> > ÙÆ’Ù„ مسلم Ùˆعلى ÙÆ’Ù„ مسلمة ØªØ±ÙÆ’ Ø°Ù„ÙÆ’ .
> >
> > Ùˆلا
> > ÙŠنبغÙŠللعاقل أن ÙŠغتر بالناس Ù�ÙŠأÙ�عالهم ØÅ’
> > الÙˆاجب أن ÙŠنظر Ù�ÙŠالشرع إلى
> > الإسلام Ùˆما جاء به ØÅ’ Ùˆأن ÙŠمتثل أمر الله
> > ÙˆرسÙˆله Ù† Ùˆأن لا ÙŠنظر إلى أمÙˆر
> > الناس Ù�إن Ø£ÙÆ’ثر الخلق لا ÙŠبالÙŠبما شرع
> > الله ØÅ’ ÙÆ’ما قال الله - عز Ùˆجل Ù�ÙÅ
> > ÙÆ’تابه العظÙÅ Ù… - : ï´¿ ÙˆÙŽإÙ�Ù† تÙ�Ø·Ù�عÙ' Ø£ÙÅ½ÙÆ’Ù'ثَرÙŽ
> > Ù…ÙŽن Ù�Ù�ÙŠالأÙŽرÙ'ضÙ� ÙÅ Ù�ضÙ�Ù„Ù`Ù�ÙË†ÙÆ’ÙŽ عÙŽن
> > سÙŽبÙ�ÙÅ Ù„Ù� اللهÙ� ï´¾ . [ الأنعام : 116 ] . Ùˆقال
> > Ø³Ø¨ØØ§Ù†Ù‡ : ï´¿ ÙˆÙŽمÙŽا Ø£ÙÅ½ÙÆ’Ù'ثَرÙ�
> > النÙ`ÙŽاسÙ� ÙˆÙŽلÙŽÙˆÙ' ØÙŽرÙŽصÙ'تÙŽ بÙ�Ù…Ù�ؤÙ'Ù…Ù�Ù†Ù�ÙÅ Ù†ÙŽ
> > ï´¾ . [ ÙÅ ÙˆسÙ� : 103 ] .
> >
> > Ù�العÙˆائد
> > المخالÙ�Ø© للشرع لا ÙŠجÙˆز الأخذ بها Ùˆإن
> > Ù�علها الناس ØÅ’ Ùˆالمؤمن ÙŠزن Ø£Ù�عاله
> > ÙˆأقÙˆاله ØÅ’ ويزن Ø£Ù�عال الناس ÙˆأقÙˆال الناس
> > Ø¨Ø§Ù„ÙÆ’تاب Ùˆالسنة . Ø¨ÙÆ’تاب الله Ùˆسنة
> > رسÙˆله - علÙÅ Ù‡ الصلاة Ùˆالسلام - Ù�ما ÙˆاÙ�قهما
> > أو Ø£ØØ¯Ù‡Ù…ا Ù�هو المقبÙˆل ØÅ’ Ùˆإن
> > ØªØ±ÙÆ’Ù‡ الناس ØÅ’ Ùˆما خالÙ�هما أو Ø£ØØ¯Ù‡Ù…ا Ù�هو
> > المردÙˆد Ùˆإن Ù�عله الناس .
> >
> > Samahatul Imam Al-’Allamah Asy-Syaikh ‘Abdul Aziz bin Baz rahimahullah
> > :
> >
> > Tidak
> > boleh bagi muslim dan muslimah untuk ikut serta dengan kaum Nashara,
> > Yahudi, atau kaum kafir lainnya dalam acara perayaan-perayaan mereka.
> > Bahkan wajib meninggalkannya. Karena barangsiapa yang menyerupai suatu
> > kaum maka ia termasuk kaum tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
> > sallam telah memperingatkan kita dari sikap menyerupai mereka atau
> > berakhlaq dengan akhlaq mereka. Maka wajib atas setiap mukmin dan
> > mukminah untuk waspada dari hal tersebut, dan tidak boleh membantu untuk
> > merayakan perayaan-perayaan orang-orang kafir tersebut dengan sesuatu
> > apapun, karena itu merupakan perayaan yang menyelisihi syari’at Allah
> > dan dirayakan oleh para musuh Allah. Maka tidak boleh turut serta dalam
> > acara perayaan tersebut, tidak boleh bekerja sama dengan orang-orang
> > yang merayakannya, dan tidak boleh membantunya dengan sesuatu apapun,
> > baik teh, kopi, atau perkara lainnya seperti alat-alat atau yang
> > semisalnya.
> >
> > Allah juga berfirman :
> >
> > ï´¿ ÙˆÙŽتÙŽعÙŽاÙˆÙŽنÙ�ÙˆاÙ' عÙŽلÙŽى الÙ'برÙ`Ù�
> > ÙˆÙŽالتÙ`ÙŽقÙ'ÙˆÙŽى ÙˆÙŽلاÙŽ تÙŽعÙŽاÙˆÙŽنÙ�ÙˆاÙ' عÙŽلÙŽى
> > الإÙ�Ø«Ù'Ù…Ù�
> > ÙˆÙŽالÙ'عÙ�دÙ'ÙˆÙŽانÙ� ï´¾
> >
> > â€Å“Tolong
> > menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan, dan jangalah kalian
> > tolong menolong dalam dosa dan permusuhan� [Al-Ma`idah : 2]
> >
> > Ikut
> > serta dengan orang-orang kafir dalam acara perayaan-perayaan mereka
> > merupakan salah satu bentuk tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.
> > Maka wajib atas setiap muslim dan muslimah untuk meninggalkannya.
> >
> > Tidak
> > selayaknya bagi seorang yang berakal jernih untuk tertipu dengan
> > perbuatan-perbuatan orang lain. Yang wajib atasnya adalah melihat kepada
> > syari’at dan aturan yang dibawa oleh Islam, merealisasikan perintah
> > Allah dan Rasul-Nya, dan sebaliknya tidak menimbangnya dengan aturan
> > manusia, karena kebanyakan manusia tidak mempedulikan syari’at Allah.
> > Sebagaimana firman Allah :
> >
> > ï´¿ ÙˆÙŽإÙ�Ù† تÙ�Ø·Ù�عÙ' Ø£ÙÅ½ÙÆ’Ù'ثَرÙŽ Ù…ÙŽن Ù�Ù�ÙÅ
> > الأÙŽرÙ'ضÙ� ÙÅ Ù�ضÙ�Ù„Ù`Ù�ÙË†ÙÆ’ÙŽ عÙŽن سÙŽبÙ�ÙÅ Ù„Ù� اللهÙ� ï´¾
> >
> > â€Å“Kalau
> > engkau mentaati mayoritas orang yang ada di muka bumi, niscaya mereka
> > akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.� [Al-An’am : 116]
> >
> > Allah juga berfirman :
> >
> > ï´¿ ÙˆÙŽمÙŽا Ø£ÙÅ½ÙÆ’Ù'ثَرÙ� النÙ`ÙŽاسÙ� ÙˆÙŽلÙŽÙˆÙ'
> > ØÙŽرÙŽصÙ'تÙŽ بÙ�Ù…Ù�ؤÙ'Ù…Ù�Ù†Ù�ÙÅ Ù†ÙŽ ï´¾
> >
> > â€Å“Kebanyakan manusia tidaklah beriman walaupun engkau sangat bersemangat
> > (untuk
> > menyampaikan penjelasan).� [Yusuf : 103]
> >
> > Maka
> > segala perayaan yang bertentangan dengan syari’at Allah tidak boleh
> > dirayakan meskipun banyak manusia yang merayakannya. Seorang mukmin
> > menimbang segala ucapan dan perbuatannya, juga menimbang segala
> > perbuatan dan ucapan manusia, dengan timbangan Al-Qur`an dan As-Sunnah.
> > Segala yang sesuai dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah atau salah satu dari
> > keduanya, maka diterima meskipun ditinggakan manusia. Sebaliknya, segala
> > yang bertentangan dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah atau salah satunya,
> > maka ditolak meskipun dilakukan oleh manusia.
> >
> > [Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah rahimahullahI/405]
> > <http://darussalaf.or.id/stories.php?id=1361>
> > http://darussalaf.or.id/stories.php?id=1361
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
------------------------------------
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
wanita-muslimah-digest@yahoogroups.com
wanita-muslimah-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






0 comments:
Post a Comment