Advertising

Monday, 5 September 2011

Re: [wanita-muslimah] Re: Tanggapan, Ulasan dan Himbauan

 

Di sinilah persoalannya, Mas Ari. Bagaimana mungkin dalam urusan umat yang
begitu besar dan dalam ranah kesepakatan bersama bisa terjadi pemberian info
yang salah?

Tampaknya pemerintah Indonesia menganggap sepele masalah hari libur atau
tanggal merah. Bayangkan, bank-bank atau kantor dagang/industri yang
mengadakan "deal" hari kamis harus libur mendadak, padahal mereka sudah
menetapkan libur nasional 30-31 Agustus dan bukan 31/8-1/9. Bayangkan
industri makanan/katering yang harus dibuat untuk melayani tgl 30, apa tidak
menjadi heboh? Bila jasa katering tetap bersikukuh menyerahkan tgl 30, maka
pihak pemesan yang dirugikan.

Kalau saya dulu sewaktu masih bekerja di perusahaan Jepang dan memberikan
laporan yang salah, mereka langsung mengatakan pada saya "Do not excuse".
Jadi, kalau kaliber perusahaan saja --yang dalam kajian ekonominya disebut
dalam lingkup ekonomi mikro-- bagaimana mungkin itu dengan gegabah dilakukan
pada skala makro.

Wassalam,

chodjim

----- Original Message -----
From: "mas arcon" <masarcon@gmail.com>
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Sent: Monday, September 05, 2011 3:23 PM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Tanggapan, Ulasan dan Himbauan

Malay, spore, brunai dalam sidang itsbat di sebut lebaran tgl 31. Nampaknya
menteri mendapat info yg salah dari bawahannya

salam,
mas arcon
status : mahasiswa

-----Original Message-----
From: "chodjim" <chodjima@gmail.com>
Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Date: Mon, 5 Sep 2011 13:02:22
To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Subject: Re: [wanita-muslimah] Re: Tanggapan, Ulasan dan Himbauan

Kalau saya koq sama sekali tidak menyalahkan Muhammadiyah. Yang membuat
heboh kemarin itu bukanlah MD tetapi Pemerintah (via Menag) membuat
perubahan yang sudah ditetapkannya sendiri. Sejak kalender 2011 dikeluarkan
tahun lalu, sudah ditetapkan bahwa 30 dan 31 Agustus 2011 berupa tanggal
merah.

Biasanya, pemerintah tetap pada taggal merah itu, kemudian mempersilahkan
yang tidak pada taggal merah untuk menjalankan sesuai dengan keyakinannya.
Jadi, seandainya Menteri tetap mengatakan 30 Agustus 2011 = 1 Syawal 1432 H,
tidak berarti mengikuti Muhammadiyah. Lalu, diberitahukan bahwa bagi warga
yang mengikuti NU, Persis dan Wasliyah diperkenankan beridul fitri 31
Agustus, maka tak ada kehidupan bisnis yang dirugikan dan yang sepandangan
dengan NU juga tidak dirugikan. Hal ini juga sering terjadi pada MD ber-1
Syawal sehari sebelum tanggal merah yang ditetapkan oleh pemerintah NKRI.

Berikutnya, yang perlu diketahui, dalam menentukan 1 Syawal pemerintah NKRI
terikat kesepakatan dengan ulama Malaysia, Singapura dan Brunai. Nyatanya
ketiga negara itu justru ber-1 Syawal pada 30 Agustus 2011. Di manakah
gerangan posisi ulama di pemerintahan NKRI?

Wassalam,

chodjim

----- Original Message -----
From: Lina
To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
Sent: Monday, September 05, 2011 10:58 AM
Subject: [wanita-muslimah] Re: Tanggapan, Ulasan dan Himbauan

Kalo menurut ane sih menentukan tanggal itu BUKAN soal aqidah. jadi
sebaiknya Muhammadiyah bisa mengalahkan ego (krn bukan aqidah) demi
kepentingan yang lebih banyak (kepentingan umat). Maksud na jangan ade
pemerintahan di dalam kepemerintahan...eeh..apa ya?

Kecuali kalo mo berpolitik ato mengukur kekuatan politik Muhammadiyah...he
he he...ribet dah kalo dah politik.

wassalam,
"Dalam agama, Idul Fitri wajib dilakukan kah?"

--- In wanita-muslimah@yahoogroups.com, aldiy@... wrote:
>
> Karena dalam pikiran kita menentukan tanggal itu soal
keyakinan/aqidah..yg kujabarkan ttg PP, RIA itu kayaknya jauuuuh deh
hehehe..seperti mata uang EURO, Uni Eropa mesti kompak 100% dulu, ganti
generasi, baru deh pake EURO. Kalau setiap daerah/kelompok udah kompak
mengamalkan keragaman Pancasila, baru deh bisa lebaran bareng. Sekarang mah
boro2 lebaran bareng, orang Ahmadiyah nggak boleh solat eid juga nggak
dipeduliin,mau beribadah, bangun gereja aja nggak bisa.
> Sementara ini enjoy sidang isbat, keluarga lebaran misah2, opor
basi,tetangga tunda pulang kampung, mbo penjual gorengan rugi, netter rame
bikin joke lebaran...tunggu saja demo aksi Front Peduli Ketupat...:-)
>
> Salam
> Mia
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "mas arcon" <masarcon@...>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Sat, 3 Sep 2011 02:46:53
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Tanggapan, Ulasan dan Himbauan
>
> Pemerintah kita gak seperti mesir dan saudi yg wajib lebaran mengikuti
keputusan pemerintah.
>
> Cuman yah gitu.
>
> Lebaran beda beda tergantung keyakinan.
> salam,
> mas arcon
> status : mahasiswa
>
> -----Original Message-----
> From: aldiy@...
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Sat, 3 Sep 2011 02:40:09
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Tanggapan, Ulasan dan Himbauan
>
> Pak Muiz, ada wilayatul hukmi?
> Ok katakanlah ada kebijakan publiknya PP no..yg menegaskan keputusan
Pemerintah ini, minimum 2 derajat. Kemarin itu keputusan Muhammadiyah hisab,
semua pihak mengakui hasilnya kurang dari 2 derajat kan? Kalo begitu bisa
dikatakan Muhammadiyah nggak patuh wilayatul hukmi toh? (Nothing new on this
hehehe). Konsisten mbangkang?
>
> Saya baca postingan seorang ilmuwan ttg ramadan yg jatuh 30 hari tahun
ini.
>
> Salam
> Mia
>
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "Abdul Mu'iz" <quality@...>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Sat, 3 Sep 2011 02:16:30
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Tanggapan, Ulasan dan Himbauan
>
> Umur bilangan bulan dalam kalender hijriyah bisa 29 atau 30.
>
> Berapapun posisi derajat hilal, ya akan terlihat alat bantu, meskipun
tidak semua wilayah terlihat, karena ada wilayatul hukmi, maka penetapan
ulil amri bisa mengikat warga negara seluruhnya.
>
> Dulu pemerintah pernah mematok kriteria 6 serajat posisi hilal, kemudian
periode berikutnya berubah menjadi 4 derajat hingga kemudian sekarang 2
derajat.
>
> Muhammadiyah tetap kosisten sejak dulu meskipun di bawah 2 derajat ya
hilal tetap terlihat alias masuk awal bulan tanggal 1. Ru'yah kalau zaman
nabi implementasinya ya pakai mata telanjang atau indra fisik mata
sepenuhnya. Zaman sekarang karena sains berkembang maka pakai alat teknologi
ya termasuk kategori ru'yah, begitu pula prediksi perhitungan atau kalkulasi
ala sains dan teknologi juga mengadop metode hisab.
>
> Wassalam
> Abdul Mu'iz
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: aldiy@...
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Sat, 3 Sep 2011 01:38:44
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Tanggapan, Ulasan dan Himbauan
>
> Arcon, menurut bacaanmu dari artikel itu, di Indonesia baru tampak
Selasa sore, artinya Rabu hari leBaran kan?.
>
> implikasinya "nggak tampak" di senin sore itu artinya nggak ada derajat
ketampakan sama sekali? Lalu gimana kaitannya dengan perhitungan
Muhammadiyah?
>
> Gimana juga kalau dikaitkan dengan sistematika bulan hijriyah yg selang
seling, dimana Ramadan 30 hari?
>
> Maaf kalo pertanyaanku salah/nggak dimengerti karena awam soal ini.
>
> Salam
> Mia
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "mas arcon" <masarcon@...>
> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Date: Fri, 2 Sep 2011 21:56:52
> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>
> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Subject: Re: [wanita-muslimah] Tanggapan, Ulasan dan Himbauan
>
> Ini menarik - meskipun banyak bagian ditulis dalam bahasa Arab.
http://www.moonsighting.com/1432shw.html

>

>

> Simak saja tiga petanya. Kalau datanya memang benar (dan saya tak tahu
apakah iya ataupun tidak), maka:

>

>

> Dengan alat bantu penglihatan sekalipun, memang hilal tidak akan
terlihat untuk semua kawasan berwarna hitam. Untuk Indonesia, memang hilal
baru akan tampak hari Selasa sore.

> Saya tidak tahu apakah definisi dari kata "optical aid." (misalnya,
apakah teleskop Hubble bukan optical aid?)

> Tidak terlihat di kawasan hitam, bukan berarti tidak terlihat secara
global. Hilal tetap terlihat, tetapi tidak di semua tempat.

> Yang agak aneh adalah, kalau datanya benar, maka pada hari Senin sore,
Saudi juga masih daerah hitam (tak mungkin melihat hilal). Tetapi toh
Lebaran jatuh hari Selasa

>

> Yg skeptis thd lebaran hari selasa baik di indonesia maupun di saudi
adalah para astronom. Namun mereka dibungkap oleh para agamawan seperti
hmna. Is that rings a bell ?

>

>

> salam,

> mas arcon

> status : mahasiswa

>

> -----Original Message-----

> From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@...>

> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com

> Date: Fri, 2 Sep 2011 21:31:29

> To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com>

> Reply-To: wanita-muslimah@yahoogroups.com

> Subject: [wanita-muslimah] Tanggapan, Ulasan dan Himbauan

>

> Tanggapan, Ulasan dan Himbauan

> oleh HMNA(#)

> Insya-Allah akan dimampatkan untuk Seri 991, 11 September 2011

>

> Lembaga Penerbangan dan Antasariksa Nasional (LAPAN) mengusulkan agar
pemerintah menaikkan standar imkan rukyat 4 derajat. "Ini agar tidak ada
lagi dikotomi hisab dan rukyat. Jadi, dua-duanya sudah bisa bersatu karena
kriteria imkan rukyat bisa digunakan dalam hisab dan rukyat," kata astronom
riset Lapan Thomas Djamaluddin di Jakarta kemarin.

> http://www.fajar.co.id/read-20110902010515-lapan-usulkan-empat-derajat

>

> Tanggapan:

> Sidang itsbat penentuan Iyd al-Fihtri 1418/1998 menolak kesaksian di
Cakung dan Bawean. Saat itu hilal masih di bawah kriteria imkanur rukyah 2
derajat. Namun PWNU Jawa Timur tidak tunduk pada PBNU dan hasil sidang
Itsbat, karena menerima kesaksian di Cakung dan Bawean tersebut. Demikian
pula yang terjadi sekarang ini. Rais Suriah Pimpinan Wilayah NU DI Jakarta
KH Maulana Kamal Yusuf menyebarkan informasi bahwa 1 Syawal jatuh pada hari
Selasa 30 Agustus. Beliau percaya dengan tiga orang saksi yang melihat hilal
di Pondok Pesantren Al-Husainiyah, Kampung Baru, Cakung Jakarta Timur.
Karena itu beliau meminta ummat Islam yang terlanjur berpuasa pada hari
Selasa supaya membatalkan puasanya. Lagi pula ribuan warga Nahdliyin Jawa
Timur tak sejalan dengan Pemerintah dan PBNU. Mereka memilih berlebaran hari
Selasa, berbarengan dengan Muhammadiyah dan Arab Saudi,(#) karena
berdasarkan rukyah yang dilakukan oleh KH Ilyas Jauhari, yaitu hilal sudah
tampak selama 13 detik.

>

> Tim rukyat Kementerian Agama (Kemenag) di Pantai Kartini Jepara melihat
hilal pada Senin sore. Tim Rukyat di Cakung, Jakarta Timur juga telah
melihat hilal antara jam 17.57 sampai 18.02 WIB dilihat oleh tiga orang
saksi: H Maulana Latif SPdI, Nabil Ss dan Rian Apriano. Ketiga saksi
tersebut diambil sumpahnya oleh KH Maulana Yusuf (Rois Syuriah PWNU DKI,
didampingi Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, dan Pimpinan
Pondok Pesantrean Al-Itqon, KH Mahfud Assirun.

> Selain Tim Rukyat Kemenag Jepara, tim rukyat ormas yang menyatakan telah
melihat hilal Senin Sore, di antaranya: Tim Rukyat Jama'ah Anshorut Tauhid,
Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Jum'iyat An-Najat, dan Hizbut Tahrir
Indonesia (HTI).

> Hasil pantauan Tim Rukyat itu sesuai dengan pantauan Tim Rukyat di
negara-negara Arab. Arab Saudi memastikan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal
1432 Hijriah jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011, karena pada Senin,
(29/8/2011), hilal sudah terlihat.

> Sumber

>
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/08/30/15969/hilal-sudah-terlihat-senin-sore-tapi-pemerintah-tetapkan-1-syawal-hari-rabu/

>

> Jadi fakta menunjukkan, sedangkan imkanur rukyat 2 derajat saja secara
internal NU pecah, sejak Iyd al-Fihtri 1418/1998 dan sekarang ini. Betapa
pula akan dinaikkan menjadi 4 derajat. Akan bertambah banyak jumlahnya
kesaksian yang akan ditolak. Kiat Thomas Djamaluddin, lain yang gatal, lain
yang digaruk.

>

> ***.

>

> Garis lengkung tempat kedudukan titik-titik di mana tinggi hilal nol
derajat itu merupakan garis batas wujudul hilal [GBWH]. GBWH ini bergerak
dari bulan (syahr, month) ke bulan berikutnya. Jika GBWH berada dekat
Indonesia maka akan terjadilah seperti yang kita alami di Indonesia
sekarang. Dan keadaan ini akan tetap terjadi secara perodik sebab secara
periodik GBWH datang berkunjung dekat Indonesia.

>

> Bahkan lebih-lebih lagi jika GBWH membelah dua wilayah Republik
Indonesia. Maka dalam hal ini Muhammadiyah bersikap memberlakukan konsep
mathla' (bukan lagi Wilayatul Hukmi) sebagaimana yang tertuang dalam putusan
Munas Ke-27 Tarjih pada 3-8 Juli 2010 di Makassar. Apa artinya itu? Jika
GBWH membelah Indonesia, maka di antara warga Muhammadiyahpun akan berbeda
dalam mulai berpuasa ataupun ber-'Iyd al-Fithri, yaitu di sebelah barat GBWH
akan berpuasa ataupun ber-'Iyd al-Fithri lebih dahulu satu hari ketimbang
yang bermukim di sebelah timur GBWH. Mengapa? Karena di sebelah barat GBWH
telah terjadi wujudul hilal, sedangkan di sebelah timur GBWH hilal belum
wujud.

>

> Patut pula diketahui bahwa setiap tahun penduduk yang bermukim di
pemukiman yang dipotong oleh garis batas International Date Line (IDL)
ataupun bermukim dekat-dekat IDL, bisa Natalan ataupun bertahun baru dua
kali. Setelah Natalan ataupun bertahun baru di sebelah timur IDL mereka
melangkahi dengan kaki garis IDL ke sebelah barat IDL yang baru Natalan
ataupun bertahun baru keesokan harinya.

>

> ***

>

> Imkanur rukyah (kemungkinan hilal bisa dirukyah) mempunyai syarat-syarat
sebagai berikut:

> 1. Ijtima' terjadi sebelum matahari terbenam.

> 2. Umur bulan baru pada saat matahari terbenam telah lebih dari 8 jam
sejak ijtima'.

> 3 Ketinggian bulan di atas ufuk saat matahari terbenam pada tanggal 29
bulan qamariyah tidak kurang dari 2° dan jarak lengkung (bulan-matahari)
tidak kurang dari 3° (sudut bulan-matahari tidak kurang dari 6,8°).

>

> Syarat untuk wujudul hilal adalah sebagai berikut:

> 1. Ijtima' atau konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam.

> 2. Posisi hilal (bulan baru) pada saat matahari terbenam sudah di atas
ufuk.

>

> Ulasan dan Himbauan.

>

> Syarat 2 dan 3 dari Imkanur Rukyah itu adalah syarat bahwa mata tidak
silau lagi oleh sinar matahari. Inilah makna "lirukyatihi" dalam Hadits:

> -- 'An Abiy Hurayrata yaquwlu qaala nNabiyyu Sh M shuwmuw liru'yatihi
wafthuruw liru'yatihi, fain ghubbiya 'alaykum fakmiluw 'iddata sya'baana
tsalaatsiyn, (Rawahu Bukhariy), artinya:

> -- Dari Abu Hurayrah (ia) berkata: Nabi SAW (telah) bersabda puasalah
kamu apabila melihatnya dan berbukalah apabila kamu melihatnya dan jika
tertutup atasmu maka sempurnakanlah bilangan Sya'ban tiga puluh (HR
Bukhari).

>

> Patut menjadi perhatian, bahwa kepekaan mata manusia tidak sama,
sehingga ada saja seseorang matanya dapat mendeteksi hilal walaupun di bawah
2°, seperti kenyataan baru-baru ini, yang pada sidang itsbat sangat dengan
mudah menolak hasil rukyah yang dilaporkan di dalam sidang tsb.

>

> Menteri Agama kurang berhati-hati dalam memimpin sidang. Sepatutnya
ketiga orang saksi yang melihat hilal di Pondok Pesantren Al-Husainiyah di
Jakarta Timuur itu dipanggil dalam sidang itsbat. Dan di samping itu secara
kuantitatif setelah laporan yang merukyah itu masuk, sebelum sidang Menteri
Agama memerintahkan stafnya untuk menghitung berapa % deviasi di bawah 2°.
Sehingga jangan serta-merta asal di bawah 2° lalu begitu saja ditolak.

>

> Kalau ketiga orang saksi tersebut yang telah diambil sumpahnya oleh KH
Maulana Yusuf (Rois Syuriah PWNU DKI, didampingi Ketua Front Pembela Islam
(FPI) Habib Rizieq Shihab, dan Pimpinan Pondok Pesantrean Al-Itqon, KH
Mahfud Assirun, pengetahuannya tentang seluk-beluk melihat hilal itu sudah
terjamin oleh hasil "ujian" oleh pakar dalam siding itsbat tsb, maka
dihimbau dikoreksilah patokan di atas 2° itu menjadi di atas 2°- 1,86% (##)

>

> Dihimbau pula agar syarat untuk wujudul hilal ditambah lagi satu butir,
sehingga menjadi sebagai berikut:

> 1. Ijtima' terjadi sebelum matahari terbenam.

> 2. Posisi hilal pada saat matahari terbenam sudah di atas ufuk

> 3. Sinar pantulan matahari oleh bulan sudah mengatasi sinar langsung
dari matahari, artinya mata tidak silau lagi sehingga mampu mendeteksi
hilal.

>

> Butir tambahan (3) sesuai dengan Keputusan Musyawarah Tarjih
Muhammadiyah 1932, yang menegaskan bahwa datangnya awal bulan dengan rukyah
dan hisab.

> -----------------

> (#)

> Tinggi hilal 1° 57' 45,08". Deviasi 2° - 1° 57' 45,08" = 2' 14,12" = 2'
+ 14,12/60' = 2' + 0,235' = 2, 235' = [100 x 2, 235/(2 x 60)] % = 1,86%

> (##)

> Ada berita burung dari <http://www.kompasiana.com/posts/type/raport/>,
yang dikobarkan oleh arcon yang status : mahasiswa , bahwa di Arab Saudi
lebaran pada Hari Rabu 31 Agustus. Yang benar di Arab Saudi lebaran pada
Hari Selasa 30 Agustus

> http://www.lintas-kabar.com/2011/08/30/arab-saudi-lebaran-hari-ini/

>
http://www.tempointeraktif.com/hg/kabar_lebaran_10/2011/08/30/brk,20110830-354066,id.html

>
http://bangka.tribunnews.com/2011/08/30/mekah-tetapkan-lebaran-selasa-30-agustus-2011

>

>

>

>

> WaLlahu a'lamu bishshawab.

> ------------------------------

> (#)

> H.Muh.Nur Abdurrahman, anggota Majlis Pengkajian MUI Sulawesi Selatan

>

>

> [Non-text portions of this message have been removed]

>

>

>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> =======================
> Milis Wanita Muslimah
> Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
> Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
> Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
> ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
> Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
> Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
> Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
> Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
>
> Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links
>

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.Yahoo! Groups Links

__._,_.___
Recent Activity:
=======================
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com

Milis ini tidak menerima attachment.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


A bad score is 579. A good idea is checking yours at freecreditscore.com.
.

__,_._,___

0 comments:

Post a Comment