Tak Seindah Doa Mama (9-Tamat) *Kecupan Mesra untuk Istri Tercinta*
*SEBELUMNYA* diceritakan, Romi yang bercita-cita menjadi seorang jurnalis
terpaksa harus jualan gorengan karena ia harus menghidupi anak dan istrinya.
Ia menikah sebelum bekerja. Padahal ibunya menasihati agar bekerja terlebih
dahulu. Bagaimana nasib Ropmi? Inilah akhir kisahnya yang ditulis *Mosy
Saeful Yusuf*.
Lalu Romi mencoba menulis beberapa cerpen, cerita bersambung, kisah nyata,
artikel, ataupun opini. Mula-mula tulisan Romiselalu ditolak dan tak dilirik
oleh koran ataupun majalah. Tetapi Romi telah membulatkan tekadnya untuk
menjadi penulis dan berharap kalau tulisannya banyak dimuat, ia akan melamar
menjadi wartawan.
Dahan-dahan kesabaran disertai akar keuletan pada ujungnya berbuah juga.
Tulisan kisah nyata Romi di koran Balarea yang berjudul "Menulis di antara
Tangis dan Gerimis" menjadi tonggak awal diterimanya hasil karya tulis Romi.
Romi tak sanggup menyembunyikan kegirangannya di depan ibunya. Terbit dalam
hatinya untuk sembah sungkem di lutut kaki ibunya. Sembari mengusap-usap
kaki ibunya dengan air hangat, Romi sungkem dan memohon maaf di lutut kaki
ibunya.
"Mama, Romi mohon maaf atas segala kesalahan dan kekeliruan Romi yang tak
pernah menuruti nasehat Mama, juga Bapak. Sekarang Romi baru sadar, indahnya
mengejar impian nyatanya tak seindah doa Mama. Untuk itu Romi mohon doa
restu juga ridlo Mama agar Romi tetap istiqomah untuk menjalani hidup
sebagai penulis dan jurnalis,"
Lalu seraya mengusap-usap kepala si sulung, Maesaroh tak kuasa meni tikkan
air airmata seraya berkata terbata-bata, "Mama selalu berdoa buta
kebahagiaanmu, nak. Mama meridloi jalan hidupmu yang sedang kamu tempuh."
Subhanallah! Betapa mustajab doa tulus seorang ibu. Atas permintaan ribuan
pembaca koran Balarea, tulisan Romi yang beberapa waktu lalu dimuat dalam
kolom kisah nyata yang berjudul "Menulis Diantara Gerimis dan Tangis" telah
diangkat ke dalam sebuah buku yang diterbitkan oleh PT. Gita Romansa. Dan
dalam hitungan tiga bulan, buku tersebut mencapai best seller alias laku
keras sehingga mengalami cetak ulang dan tentu mengalirkan uang bagi kocek
Romi.
Bintang terang tengah bersinar dalam kehidupan Romi dan keluarganya. Rupiah
kini tak lagi jadi masalah. Sebgian rezeki yang diterimanya dialirkan kepada
ibunya sehingga tak lagi keliling kampung menggendong jamu-jamu yang telah
dilakoninya hampir setengah abad. Begitupun soal karir, Romi telah diterima
sebagai wartawan majalah Dinamis.
Payung keberuntungan benar-benar tengah menaungi gerak-langkah Romi.
Novel-novelnya yang berjudul "Izinkan Aku Mencintaimu Sekali Saja",
"Hari-Hari Liany", dan "Tiada Seindah Doa Mama" sangat digemari para pembaca
yang kebanyakan remaja. Bahkan oleh produser Syamsul Alam diminta untuk
diangkat ke dalam layar lebar. Tentu saja Romi menerimanya dengan tersenyum
lebar.
Nyatanya obsesi Romi untuk menerjuni dunia sinema pun teraih dengan cara
lain, yaitu melalui novel-novelnya yang laris.
Dalam kelembutan malam. Dalam rapatnya jarak anatara hati Romi dan Sang
Khaliq, Romi bersujud dalam lautan syukur. Betapa Rabb, Muara Segala Kasih
telah mengangkat nasibnya yang tidak kurang dari delapan belas tahun digodok
di kawah Candra dimuka agar mampu memaknai syukur.
Usai salat tahajjud, Romi melirik ke belakang. Ternyata Yuni juga tengah
menengadahkan doa.
Romi segera mengeser posisi duduknya untuk mendaratkan kecupan di kening
istrinya yang telah begitu setia menemani perjalanan hidupnya. Dalam duka
dan dalam suka.
"Terimakasih bidadariku," tutur Romi lembut.
Yuni tak mampu mengungkap kata. Hanya sesungging senyum penuh kelembutan
seraya merebahkan kepalanya ke dada Romi yang bidang. Ada airmata yang
hangat menitik yang kian merekatkan dua rasa dan dua raga dalam ikatan cinta
yang penuh sakinah dan rahmah.
Malam itu bintang bersinar terang. Seterang hari-hari Romi yang kian
benderang. **
--
Aldo Desatura ® & ©
Twitter = @desatura
YM = desatura
Facebook = hanjakal@gmail.com
================
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata
[Non-text portions of this message have been removed]
Milis Wanita Muslimah
Membangun citra wanita muslimah dalam diri, keluarga, maupun masyarakat.
Twitter: http://twitter.com/wanita_muslimah
Situs Web: http://www.wanita-muslimah.com
ARSIP DISKUSI : http://groups.yahoo.com/group/wanita-muslimah/messages
Kirim Posting mailto:wanita-muslimah@yahoogroups.com
Berhenti mailto:wanita-muslimah-unsubscribe@yahoogroups.com
Milis Keluarga Sejahtera mailto:keluarga-sejahtera@yahoogroups.com
Milis Anak Muda Islam mailto:majelismuda@yahoogroups.com
Milis ini tidak menerima attachment.






0 comments:
Post a Comment